BANJARMASINEKBISKALSELPEMERINTAHAN

Gubernur Kalsel Resmikan Pasar Wadai Ramadan, Ratusan Stan Bernuansa Banjar Sajikan Kuliner Khas Untuk Bulan Puasa

305

BANJARMASIN – Dalam mendukung pertumbuhan ekonomidan budaya di bulan Ramadan 1445 H ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menggelar Pasar Wadai di Banjarmasin.

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor meresmikan langsung Pasar Wadai Ramadan yang berlokasi di Halaman Gedung Sultan Suriansyah, Banjarmasin, Selasa (12/3).

Gubernur yang kerab disapa Paman Birin ini mengatakan Pasar Wadai merupakan upaya Pemprov Kalsel dalam melestarikan budaya daerah dengan menjual berbagai macam kuliner khas kalimantan.

“Setelah saya keliling tadi, banyak olahan makanan dan minuman yang dijual masyarakat mulai dari makanan tradisional hingga modern semua tersedia,” katanya.

Paman Birin menekankan di tahun ini pihaknya sengaja menggeser lokasi pasar wadai ramadan yang biasanya dilaksanakan di halaman siring 0 Km, dikarenakan adanya kegiatan pembangunan yang sedang berjalan di daerah tersebut.

Dan ia berharap semoga pasar wadai yang diselenggarakan ini bisa berjalan dengan lancar dan mendapat berkah dari Allah SWT.

“Saya juga berpesan kepada para pedagang untuk tetap mengedepankan kesehatan dalam menjajakan makanannya agar masyarakat yang membeli bisa terus menikmati jajanan yang dijual oleh para pedagang,” pesan Paman Birin.

Sementara itu Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan Suharyanti menuturkan pada gelaran pasar wadai kali ini sebanyak 147 stan bernuansa Banjar dengan konstruksi kayu dan beratap daun Rumbia dibuka untuk masyarakat.

“Semua stan yang kami sediakan untuk masyarakat tidak dipungut biaya alias gratis, karena ini semua dukungan dari Gubernur Kalsel,” terangnya.

Sementara itu Kepala Bidang kebudayaan Disdikbud Provinsi Kalimantan Selatan Raudati Hildayati menambahkan kuliner yang dijual oleh pada pedagang ini merupakan salah satu bentuk pelestarian warisan budaya yang dimiliki Kalimantan Selatan.

“Salah satunya yaitu ‘bingka barandam,’ kue ini merupakan kuliner khas yang hanya dijual pada saat ramadan,” jelasnya. (mckalsel/zy)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Banjarmasin Perbarui Data Pajak, Optimalkan PAD Tanpa Naikkan Tarif

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin terus berupaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah...

Cegah Penyakit Sejak Dini, Pemko Banjarmasin Siapkan Rp. 800 Juta untuk Penanganan Hipertensi

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian penyakit,...

Serap Aspirasi di Paminggir, Supian HK Perjuangkan Akses Jalan Bararawa-Sapala

RETORIKABANUA.ID, Amuntai – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK, menyerap aspirasi...

Pemko Banjarmasin Pastikan Timbangan Bank Sampah Sesuai Standar

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin memastikan alat timbang yang digunakan pengelola...