KALSELOPINI

Ketua DPRD Kalsel: Jumat Kelabu Sejarah Kelam Banua

409

BANJARMASIN – Sudah 26 tahun insiden kerusuhan atau ‘Jumat Kelabu’ di Banjarmasin berlalu, tepatnya Jumat, 23 Mei 1997.

Peristiwa itu tak pernah hilang dari ingatan sebagian masyarakat Kalsel khususnya Banjarmasin.

Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK menyebut itu merupakan sejarah kelam bagi Banua.

“Sebuah peristiwa yang kelam, namun harus dijadikan sebuah pengalaman di mana kejadian 26 silam hendaknya menjadikan masyarakat sadar dan dewasa betapa meruginya dan begitu besar dampak yang ditimbulkan,” katanya, Selasa (23/5).

Untuk itu, Supian mengharapkan kepada pihak-pihak yang mengingat peristiwa tersebut untuk bisa mengimbau kepada anak-anak muda generasi penerus agar jangan sampai terulang.

“Seperti yang dilakukan Dewan Kalsel selalu mengimbau melalui wawasan kebangsaan dan menanamkan rasa kecintaan terhadap bangsa dan negara,” ujarnya.

Ia juga menyinggung, terlebih saat ini memasuki Pemilu 2024 mendatang sebuah pesta Demokrasi bangsa Indonesia.

Jadi, insiden tersebut jangan sampai terulang.

“Bertarunglah secara sehat, jagalah akhlak, budi pekerti dan saling menghargai, hingga diharapkan pesta demokrasi nanti bisa berjalan dengan lancar. Jika hal ini dilaksankan Insya Allah Kalsel selamat,” pungkasnya.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

PDI Perjuangan Hadirkan Panggung Rakyat, 19 Musisi Jalanan Semarakkan Bulan Bung Karno 2026

BANJARMASIN – PDI Perjuangan Kalimantan Selatan menghadirkan ruang hiburan sekaligus panggung kreativitas...

PDI Perjuangan Kalsel Tegaskan Ruang Aspirasi Bukan Sekadar Formalitas

BANJARMASIN – DPD PDI Perjuangan Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat...

Bukan Cuma Saat Pemilu, PDI Perjuangan Kalsel Buka Ruang Aspirasi untuk Rakyat

BANJARMASIN – Politik tidak seharusnya hanya ramai saat pemilu. Politik juga harus...

Menarik Benang Kusut, Penertiban BBM Bersubsidi

(Ambin Demokrasi) Oleh: Noorhalis Majid Penertiban atas aksi “preman” di beberapa SPBU...