BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2022, dengan tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”, Kamis (4/8), di aula Bina Satria.
Acara ini digelar meriah, diikuti siswa Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD). Tujuannya, mengapresiasi peran anak-anak dalam proses pembangunan Kota Banjarbaru, meningkatkan rasa percaya diri, stimulasi bakat dan kreativitas anak, serta menyuarakan suara anak.
Menampilkan dance “Banana ChaCha” oleh TK Citra Indonesia, pembacaan Suara Anak Banjarbaru oleh Forum Anak Daerah, dan Dongeng Anak dari Enik Mintarsih.
Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin, menyampaikan, peringatan ini momentum penting untuk meningkatkan kepedulian dan partisipasi semua, dalam menjamin pemenuhan hak anak atas hak hidup, tumbuh berkembang, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.
“Alhamdulillah, Banjarbaru mendapat penghargaan nasional berkaitan dengan Kota Layak Anak tingkat madya. Kami berharap, ini menjadi vitamin untuk pemerintah kota dan seluruh masyarakat untuk kita bisa benar-benar mewujudkan Banjarbaru sebagai Kota Inklusi,” katanya.
Anak-anak, menurutnya, dapat menjadi agen perubahan pembangunan apabila haknya dapat terlindungi dan tercapai.
“Banjarbaru akan menjadi Kota yang ramah terhadap anak, kota yang ramah terhadap perempuan. Mudah-mudahan kita bisa lebih baik dalam memberikan perhatian khusus kepada ABK (Anak Berkebutuhan Khusus),” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBPMP2A) Kota Banjarbaru, Sri Lailana, mengatakan, terselenggaranya acara ini bekerja sama dengan Forum Anak Daerah Kota Banjarbaru. (mcbjb/zy)

Leave a comment