KALSELKOTABARU

Syairi Muklis Sampaikan Apresiasi ke Tim Kajian CDOB Tanah Kambatang Lima

348

KOTABARU – Tim Percepatan Pemekaran CDOB Tanah Kambatang Lima menggelar Webinar dengan tema Pemaparan Hasil Kajian Tahap Pertama Calon DOB Tanah Kambatang Lima.

Hadir dalam webinar itu Ketua DPRD Kotabaru Syairi Muklis, Prof Udiansyah selaku Penasehat TP2CK-TKL dan Taufik Arbain, Ketua Tim Peneliti ULM beserta anggota.

Syairi Muklis memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas laporan yang disampaikan. “Kajian berjalan sudah sangat maju dan memberikan arah, serta gambaran, bahwa Tanah Kambatang Lima layak untuk menjadi sebuah kabupaten baru,” ungkapnya.

Rabbiansyah, anggota DPRD Komisi 1 juga sebagai Ketua TIM Percepatan Pemekaran menyampaikan dari 11 faktor pembentukan daerah otonom daru berdasarkan PP 78 Tahun 2007, ada 5 faktor yang harus dan masih dilengkapi datanya bersama Tim Kajian ULM.

“Adapun kelima faktor tersebut mulai dari potensi daerah. Memiliki 14 Indikator, 5 indikator lagi yang harus kami penuhi, diantaranya persentase rumah tangga yang mempunyai kendaraan bermotor atau kapal, persentase pelanggan listrik, rasio panjang jalan terhadap jumlah kendaraan bermotor, serta 2 indikator meliputi persentase pekerja yang berpendidikan SLTA serta persentase pekerja yang berpendidikan S1,” jelasnya.

Sedangkan faktor sosial budaya, masih membutuhkan data jumlah balai pertemuan. Faktor sosial politik juga memerlukan data jumlah organisasi kemasyarakatan.

Sementara faktor pertahanan, masih butuhkan indikator rasio jumlah personel aparat pertahanan terhadap luas wilayah dan satu indikator karakteristik wilayah dilihat dari sudut pandang pertahanan.

Untuk faktor keamanan yang datanya masih kurang, adapun indikatornya adalah rasio jumlah personel terhadap jumlah penduduk yang masih harus gali.

“Untuk faktor-faktor yang sudah clear berdasarkan pemaparan tim kajian ULM, seperti faktor kependudukan, faktor kemampuan ekonomi, faktor kemampuan keuangan, faktor luas daerah, faktor tingkat kesejahteraan masyarakat, serta faktor rentang kendali berdasarkan data yang kami terima sudah beres, tinggal nanti masuk ke dalam pembobotan saja untuk mendapatkan nilai atau skor,” katanya.

Agenda selanjutnya yang akan di lakukan Tim Kajian ULM adalah FGD dan Tinjau Lapangan, dilaksanakan tanggal 5 sampai 6 Juni 2022. Selanjutnya Analisis Kondisi Kabupaten Induk, Analisis Kondisi CDOB Tanah Kambatang Lima, Analisis Kelayakan dan Pembobotan, Analilis Biaya dan Manfaat, serta terakhir nanti Survei Persepsi Publik. (abd)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Pemkab Kotabaru Dekatkan Layanan Hukum dan Kesehatan Lewat Program PERAHU

RETORIKABANUA.ID, Kotabaru — Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Sekretaris Daerah, Eka Saprudin, meninjau...

Pemkab Kotabaru Gelar Pagelaran Tari Lokal Meriahkan Hari Tari Dunia

RETORIKABANUA.ID, Kotabaru — Dalam rangka memperingati Hari Tari Dunia, Pemerintah Kabupaten Kotabaru...

Sekdaprov Kalsel Hadiri Haul Guru Cangkring, Ajak Masyarakat Teladani Ulama

RETORIKABANUA.ID, Tapin — Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, menghadiri peringatan...

Pemkab Kotabaru Percepat Perbaikan Jalan, Wabup Tinjau Langsung ke Lapangan

RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis...