AMUNTAI – Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) masih memiliki 19 desa dengan Indeks Desa Membangun (IDM) masih tertinggal.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pemerintah Desa (Kabid Pemdes) Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten HSU Rijali Hadi saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) di aula Kantor Camat Amuntai Tengah, Kamis (31/3).
“Kita tidak bisa menyamakan juga dengan kabupaten lain, karena memang kondisi desa setiap kabupaten memang berbeda,” katanya.
Rijali menambahkan, peningkatan score Indeks Desa Membangun (IDM) merupakan salah satu perhatian pemerintah daerah.
“Saat ini IDM ini yang diakui pemerintah pusat untuk menggambarkan status desa. IDM ini juga menjadi salah satu menjadi perhatian pemerintah daerah, juga menjadi salah satu target SKPD,” ucapnya.
Rijali menambahkan, Indeks Desa Membangun di HSU harus meningkat dengan capaian target 0,6764 di tahun 2023.
“Kita di tahun 2023 ditargetkan score IDM nya itu rata-ratanya menjadi 0,6764, saat ini masih 0,6649. Ini dibanding kabupaten lain masih rendah,” ujarnya.
Dalam rakor tersebut juga dilakukan penyampaian teknis pendataan Indeks Desa Membangun (IDM) oleh TPP P3MD HSU. (mid)



Leave a comment