BANJARMASIN- Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, mengukuhkan 96 Guru Penggerak Angkatan ke-5 di Aula Kayuh Baimbai Balai Kota Banjarmasin, Selasa (7/3).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Nuryadi dan sejumlah kepala sekolah.
Ibnu Sina menjelaskan, program guru penggerak merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan Indonesia. Melalui program pendidikan guru penggerak (PGP), maka akan terbentuk pemimpin pembelajaran pada siswa dan mampu menggerakkan ekosistem pendidikan lebih baik.
“Saya yakin, karena inikan ada standar yang sudah ditetapkan dan mereka melewati sistem tes. Tidak tiba tiba lulus sebagai guru penggerak. Mudah-mudahan mutu pendidikan kita semakin baik,” harap Ibnu Sina.
Ia berpesan kepada guru penggerak yang sudah menjalani pengukuhan bahwa potret pendidikan dan masa depan peradaban Kota Banjarmasin berada di pundak mereka.
”Tugas kita bersama adalah menurunkan generasi penerus yang lebih baik,” ucapnya.
Sementara itu, Nuryadi mengatakan, menjadi guru penggerak adalah syarat untuk menjadi kepala sekolah. Maka dari itu, ia mengimbau kepada guru-guru lain untuk berlomba menjadi guru penggerak.
“Harapan kami kepada guru-guru lain, mari berlomba-lomba untuk menjadi guru penggerak di Kota Banjarmasin. Karena dengan syarat itulah kita akan menjadi barometer pendidikan,” tutupnya. (mj)

Leave a comment