Senin, 15 April 2024
BerandaKALSELBANJARBARUWali Kota Banjarbaru Tegaskan Kebijakan Penutupan Mal Demi Kebaikan Bersama

Wali Kota Banjarbaru Tegaskan Kebijakan Penutupan Mal Demi Kebaikan Bersama

BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin didampingi Kepala Bagian Humas dan Protokol Dedy Soetoyo menggelar press conference, Selasa (11/5).

Kegiatan ini sebagai tindaknlanjut kebijakan penutupan sementara tempat wisata, jasa hiburan dan pusat perbelanjaan selama perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H dan penandatanganan surat edaran bersama yang dilakukan, Jumat (7/5) lalu.

Aditya menyampaikan, kebijakan ini sebelumnya telah dikomunikasikan dengan pihak mal di Kota Banjarbaru. Kebijakan penutupan mal dan tempat wisata itu diberlakukan sejak tanggal 11- 16 Mei. Sengaja dibarengkan dengan beberapa kabupaten/kota lainnya di Kalsel yang juga mengambil keputusan yang sama.

“Kita akan tetap menjalankan kebijakan bersama yang telah di tandatangani Forkopimda. Pengambilan keputusan ini dilandasi atas kepentingan kemanusiaan, kesehatan, serta kepentingan bersama, guna mencegah penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Walikota Banjarbaru mengharapkan agar semua pihak mendukung kebijakan ini sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19 di daerah.

“Dana penanggulangan Covid-19 tahun ini lumayan besar, namun apabila harus menghadapi gelombang pasien dalam jumlah yang besar tidak akan mencukupi,” kata Aditya.

Begitu pula dengan fasilitas kesehatan yang dimiliki, tambahnya, tidak akan mampu mengatasi ledakan kasus penderita Covid-19, jika protokol kesehatan diabaikan.

“Kita semua tidak menginginkan hal itu terjadi. Karena masyarakat juga yang akan menjadi korban. Keputusan ini demi kesehatan dan keselamatan warga,” tegasnya.

Aditya juga menginformasikan bahwa beberapa fasilitas di mal yang menyuplai kebutuhan mentah tetap diperbolehkan untuk buka. Termasuk restoran atau gerai makanan.

“Kita akan awasi ini semua. Bagaimana pelaksanaan di lapangan. Dan tentu kami akan bergerak bersama Kapolres Kota Banjarbaru, Dandim 1006/Mtp, serta aparat kejaksaan untuk menegakkan edaran yang tekah kami sampailkan sebelumnya,” pungkas Aditya. (mir)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

BERITA TERKINI