Banjarbaru – Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin, beserta jajaran, memonitor langsung Pembangunan Embung, di Gunung Kupang, Kecamatan Cempaka, Kamis (14/08) pagi.
Aditya mengatakan, proyek pembangunan Embung Gunung Kupang telah mencapai 32 persen.
“Jadi sampai hari ini kurang lebih sekitar 32 persen sudah dilaksanakan pembangunan embung di Gunung Kupang,” ujarnya.
Pembangunan Embung tersebut diharapkan bisa menjadi penampungan air, sehingga dapat menangkal banjir yang kerap terjadi di daerah Cempaka Banjarbaru.
Lebih lanjut, salah satu Wali Kota Termuda di Banua ini meminta kepada Dinas PUPR Kota Banjarbaru agar pembangunan Embung Gunung Kupang dapat dipercepat. Yaitu dengan cara penambahan alat dan angkutan pasir, sehingga pada akhir bulan ini bisa mencapai 60 persen.
“Agar sebelum musim hujan bisa di angka maksimal persentase untuk pengerjaan embung ini,” imbuhnya.
Disamping itu, Kepala Dinas PUPR Kota Banjarbaru, Eka Yuliesda Akbari menuturkan, galian tanah dari Embung Gunung Kupang yang dikerjakan pembangunannya cukup tinggi. Jajarannya sendiri mendapat masukan dari Wali Kota Banjarbaru untuk penempatan galian tanah.
“Ada tanah untuk peningkatan tanggul, dan ada juga di aset milik Pemko,” tuturnya.
Eka menambahkan, untuk penambahan alat pembangunan Embung Gunung Kupang tidak lain bertujuan agar pekerjaan ini dapat dikejar. Apalagi, saat musim kemarau sangat mempengaruhi pekerjaan proyek ini.
“Wali Kota menekankan untuk menambah alat. Mudah-mudahan bisa terkejar,” tutupnya. (mcbjb/zy)

Leave a comment