RETORIKABANUA.ID, Balangan – Menjelang Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, masyarakat diajak menjadikan pergantian tahun sebagai momentum untuk memperbaiki diri, meningkatkan keimanan dan memperkuat kepedulian terhadap sesama.
Ajakan tersebut disampaikan Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, saat menghadiri tablig akbar di Desa Sirap, Kecamatan Juai, Sabtu (13/6). Kegiatan itu juga menghadirkan penceramah Habib Rifky Alaydrus dari Jakarta.
Dalam sambutannya, Akhmad Fauzi mengatakan Tahun Baru Hijriah memiliki makna yang sangat penting bagi umat Islam. Menurutnya, peringatan ini berawal dari peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW yang menjadi tonggak perubahan sekaligus pembeda antara kebenaran dan kebatilan.
“Peristiwa hijrah mengajarkan kita tentang perubahan menuju kebaikan. Karena itu, mari jadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, semangat perubahan tidak hanya diterapkan dalam kehidupan pribadi, tetapi juga perlu diwujudkan melalui upaya bersama membangun daerah. Pemerintah Kabupaten Balangan, kata dia, terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan.
Beberapa program yang terus dijalankan di antaranya peningkatan akses layanan kesehatan, penguatan kualitas pendidikan, serta program beasiswa 1.000 sarjana yang ditujukan untuk mendukung peningkatan sumber daya manusia di Balangan.
Sementara itu, dalam tausiahnya, Habib Rifky Alaydrus mengingatkan bahwa Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian angka dalam kalender, melainkan waktu yang tepat untuk melakukan refleksi dan pembenahan diri.
“Momentum Tahun Baru Islam hendaknya dimanfaatkan untuk bermuhasabah, bertaubat, memohon ampun kepada Allah SWT, serta memperkuat tekad untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan bulan Muharram dengan memperbanyak amal ibadah, seperti berzikir, beristigfar, membaca Al-Qur’an, menjalankan puasa sunah dan bersedekah. Menurutnya, amalan-amalan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus meningkatkan kualitas keimanan. (mc)


