RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru menyambut kedatangan Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan dalam rangka verifikasi lapangan di Desa Semayap, Rabu (17/4). Desa Semayap menjadi wakil Kabupaten Kotabaru pada ajang Lomba Desa dan Kelurahan Tahun 2026.
Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Desa Semayap, Kabupaten Kotabaru. Tim penilai disambut Sekretaris Daerah Kotabaru, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Camat Pulau Laut Utara, Tim Penggerak PKK, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya.
Dalam sambutan Bupati Kotabaru yang dibacakan Sekda Kotabaru, Eka Safruddin, disampaikan apresiasi kepada perangkat desa dan masyarakat Desa Semayap atas kerja keras sehingga mampu mewakili daerah di tingkat provinsi.
“Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap Desa Semayap dapat memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Ia juga berharap semangat gotong royong dan inovasi yang telah dibangun di Desa Semayap dapat terus dipertahankan untuk mendorong kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat.
“Jangan jadikan lomba ini sekadar kegiatan seremonial. Kami berharap Desa Semayap terus berinovasi dan dapat meraih hasil terbaik pada ajang ini,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas PMD Provinsi Kalimantan Selatan, Iwan Ristianto, mengatakan penilaian lapangan dilakukan untuk melihat langsung kondisi desa, mulai dari capaian pembangunan, tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, hingga inovasi yang dikembangkan.
“Berbagai potensi dan inovasi unggulan desa dipaparkan kepada tim penilai sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri dan berdaya saing,” ujarnya.
Penilaian dilakukan oleh tim lintas sektor yang terdiri dari unsur Dinas PMD, Dinas Kesehatan, Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Dinas Pendidikan, serta Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan.
Lomba Desa dan Kelurahan Tahun 2026 mengusung tema “Transformasi Desa dan Kelurahan sebagai Pilar Pertahanan Nasional Menuju Indonesia Emas”. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan, partisipasi masyarakat, serta inovasi pembangunan yang berdampak pada kesejahteraan warga. (mc)


