HULU SUNGAI TENGAHKALSEL

ULM Bantu Rp 50 Juta Bangun Musala

376

BARABAI – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menyerahkan bantuan uang tunai Rp 50 juta untuk membangun kembali musala Noor Hidayah yang hanyut disapu banjir bandang di Desa Alat, Kecamatan Hantakan, Jumat (5/2).

Bantuan tersebut langsung diserahkan Rektor ULM Prof Sutarto Hadi kepada panitia pembangunan musala Noor Hidayah.

Prof Sutarto Hadi menjelaskan, bantuan tersebut guna membangun kembali musala yang sudah hancur. “Untuk meringankan pembangunan musala. Selain itu kita juga kami ada memberikan bantuan sembako untuk warga sekitar,” ujarnya.

Selain bantuan materil, ULM juga membentuk tim kesehatan dan psikologi. Tim ini bergerak ke berbagai lokasi pascabanjir. “Tim psikolog nanti melakukan trauma healing, kemudian menyampaikan bantuan dari DIKTI juga. Ada mainan, buku, selimut, baju dan sebagainya,” tambahnya.

Prof Sutarto juga menyebut, jika lokasi langgar terdahulu memang rawan sekali karena berada di bibir sungai. Untuk itu pemilihan lokasi pembangunan musala yang baru dan jauh dari sungai dirasa tepat.

IKUT PEDULI: Prof Sutarto Hadi saat menyerahkan bantuan kepada panitia pembangunan musala Noor Hidayah di Desa Alat, Kecamatan Hantakan, Jumat (5/2).

“Tak hanya musala, bangunan rumah warga harusnya direlokasi juga. Kalau warga masih bertahan, jika tahun depan terjadi banjir mereka akan jadi korban lagi,” ucapnya.

Rektor berharap warga mau direlokasi ke tempat yang lebih tinggi. “Untuk relokasi harus ada tanah yang tersedia. Pemerintah daerah bisa memikirkan bagaimana memberikan bantuan untuk membebaskan tanah. Ini yang harus dipikirkan ke depan,” pungkasnya.

Wakil Bupati HST Berry Nahdian Forqan mengucapkan terima kasih telah dibantu oleh ULM. Bantuan ini diharap menambah semangat warga dan pemerintah daerah agar bisa memulihkan kondisi pascabanjir.

“Atas nama pimpinan daerah dan warga Hantakan, kami sangat terbantu. Terima kasih juga karena ULM mengirim tim kedokteran dan psikolog,” ujar Berry.

Ia berharap kolaborasi antara ULM dan Pemkab HST bisa terjalin. Utamanya untuk membuat kajian terkait penyebab terjadinya banjir. “Sehingga ke depan ada desain untuk mengantisipasi lebih jauh kalau suatu waktu ada curah hujan tinggi. Kita bisa mengantisipasi dari awal agar dampaknya tidak besar,” jelasnya. (jms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Bang Dhin: BAGUNA Harus Hadir di Tengah Masyarakat Hadapi Ancaman Karhutla

GAMBUT– Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, S.E.,...

Karhutla Ancam Kesehatan Warga, Bang Dhin Desak Langkah Cepat Pemerintah

BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syaripuddin, S.E., M.A.P., yang...

DPRD Tanah Bumbu Perjuangkan Aspirasi Warga Sebamban Baru

TANAH BUMBU – DPRD Kabupaten Tanah Bumbu menindaklanjuti aspirasi warga Desa Sebamban...

Ketimpangan Kalsel Naik, Bang Dhin Dorong Pemerataan Ekonomi Lebih Dirasakan Masyarakat

BANJARMASIN – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H.M. Syaripuddin, S.E.,...