KALSELTANAH BUMBU

RDP DPRD Bahas Relokasi Pasar Pagatan, Anggaran Kios Sementara Rp1,2 Miliar

139

TANAH BUMBU – Komisi III DPRD Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait relokasi serta rencana pembangunan ulang Pasar Raya Bumi Pangeran Pagatan, Kamis (2/4/2026).

Rapat yang berlangsung di ruang Komisi III tersebut dipimpin oleh Andi Erwin Prasetya dan dihadiri oleh jajaran Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskumdagri), pihak penyedia jasa, serta konsultan kontraktor pelaksana proyek.

Pelaksana Tugas Kepala Diskumdagri Tanah Bumbu, Eryanto Rais, memaparkan bahwa anggaran pembangunan kios sementara mencapai Rp1.081.140.659 atau sekitar Rp1,2 miliar setelah ditambah Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 11 persen.

Anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan 200 unit kios sementara, yang mencakup berbagai komponen pekerjaan seperti rangka bawah dan atas, lantai, dinding, instalasi listrik, kusen, pengunci, hingga atap.

Eryanto menegaskan bahwa seluruh perhitungan anggaran telah disusun sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan petunjuk teknis yang berlaku. Ia juga membantah informasi yang menyebut biaya per kios mencapai Rp50 juta.

“Biaya per kios sekitar Rp4,6 juta. Jadi jika ada informasi Rp50 juta per unit, itu tidak benar dan terlalu tinggi,” tegasnya.

Ia pun mengimbau masyarakat, khususnya para pedagang, agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas sumbernya.

Sementara itu, anggota DPRD Tanah Bumbu, Harmanuddin, menyampaikan sejumlah catatan berdasarkan keluhan pedagang di lapangan. Ia menyoroti masih adanya kekurangan pada fasilitas pendukung di lokasi relokasi.

“Kami menerima laporan adanya lampu yang kerap mati dan infrastruktur penunjang yang belum optimal. Ini harus segera dibenahi agar pedagang merasa nyaman,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, pimpinan rapat Andi Erwin Prasetya meminta pihak penyedia jasa dan konsultan tetap bertanggung jawab selama masa pemeliharaan.

Ia menekankan pentingnya pengawasan serta respons cepat terhadap kendala teknis di lapangan agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu.

“Jika ada kerusakan seperti lampu mati atau kendala lainnya, harus segera ditangani,” tegasnya.

Eryanto Rais menambahkan, pihaknya akan terus menjalin komunikasi intensif dengan kontraktor guna memastikan kenyamanan pedagang selama masa relokasi.

Saat ini, progres pekerjaan telah memasuki tahap pemagaran area sebagai bagian dari persiapan sebelum dilakukan pembongkaran total pasar.

“Kami terus berupaya mendengar dan menindaklanjuti masukan. Dukungan DPRD dan semua pihak sangat penting agar penanganan pasar ini berjalan lancar tanpa polemik,” pungkasnya.(red)

Related Articles

Bang Dhin Instruksikan Kader PDI Perjuangan Kalsel Perkuat Akar Rumput dan Siapkan Generasi Muda

BANJARMASIN – DPD PDI Perjuangan Kalimantan Selatan menginstruksikan seluruh kader untuk memperkuat...

Bang Dhin Soroti Warga Miskin yang Tak Terdata: Jangan Biarkan Hak Mereka Hilang

BANJARMASIN – Persoalan akurasi data masyarakat miskin kembali mendapat perhatian dari Anggota...

Gubernur Cup Mini Soccer 2026 Resmi Dimulai, Cari Bibit Atlet Kalsel

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin mewakili Gubernur...

Ketua Pansus Sampaikan Data Temuan ke BPK RI sebagai Bahan Audit

JAKARTA — Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi DPRD Kalimantan...