AMUNTAI – Tim Penggerak PKK dari 10 kecamatan dan 5 kelurahan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) berlomba mengolah pangan lokal yang beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA, yang digelar Dinas Ketahanan Pangan HSU, Selasa (15/11).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan HSU, Entin Lestanti mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mempercepat pemahaman masyarakat tentang pentingnya mengkonsumsi pangan beragam bergizi seimbang dan aman.
“Juga untuk meningkatkan kreasi dan nilai tambah produk pangan lokal yang bernilai komersial dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas,” ujarnya.
Kabupaten Hulu Sungai Utara memiliki potensi pangan lokal sumber karbohidrat non beras yang cukup besar, tersedia hampir di seluruh wilayah kecamatan, baik yang terdapat di pekarangan, lahan pertanian maupun di lahan perkebunan. Seperti singkong, umbi-umbian, pisang dan lain sebagainya.
Namun, pemanfaatannya sampai saat ini masih belum optimal dan kurang terberdayakan.
Menjadi sebuah tantangan bagi semua untuk melakukan diversifikasi makanan olahan yang berasal dari bahan pangan non beras tetapi tetap mempertahankan nilai gizi yang seimbang.
Karena untuk menuju hidup sehat, cerdas dan produktif, setiap individu haruslah terpenuhi asupan gizinya dengan mengkonsumsi aneka ragam pangan secara seimbang.
“Semoga dengan dilaksanakannya kegiatan ini dapat memberikan dampak positif serta kreatifitas dan inovasi dalam hal pengolahan pangan lokal oleh ibu-ibu PKK,” harapnya. (mid)

Leave a comment