HULU SUNGAI TENGAHKALSEL

Penyerapan Anggaran Pertanian 98 Persen

417
SEKTOR PERTANIAN: Seorang petani terlihat sedang menanam padi di Hulu Sungai Tengah.

BARABAI- Selama pandemi Covid-19, Dinas Pertanian Hulu Sungai Tengah mengalokasikan anggaran belanja tak terduga (BTT) untuk jaring pengaman sosial (JPS) Rp 6,1 miliar.

Bentuk JPS berupa beras sebanyak 689.695 kilogram. Beras itu dibagi menjadi satuan dengan berat 10 kilogram untuk disalurkan ke masyarakat.

Plt Dinas Pertanian HST Misradi menjelaskan, anggaran BTT itu sudah direalisasikan sebanyak Rp 6 miliar. “Angka pastinya Rp 6.052.270.525. atau 98,82 persen,” ujarnya saat ditanya tim Pansus Covid-19 terkait alokasi dan realisasi anggaran penanganan dampak Covid-19, baru-baru tadi.

Selain penyediaan JPS berupa beras, pihaknya juga menyediakan benih padi untuk mengantisipasi krisis pangan akibat pandemi. Juga dialokasikan melalui anggaran belanja tak terduga sebesar Rp 1,1 miliar.

Benih padi yang disediakan sebanyak 125.000 kilogram. Dibagi per 10 kilogram dan dikemas rapi. “Ini sudah didistribusikan ke masyarakat. Dan realisasi anggarannya Rp 1.066.261.500 atau 89,70 persen,” pungkasnya. (jms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

BK DPRD Kalsel Kunjungi DPRD Kapuas, Bahas Penegakan Etika Dewan

RETORIKABANUA.ID, Kapuas – Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan...

Pemko Banjarmasin Raih Penghargaan IHYA 2026

RETORIKABANUA.ID, Jakarta – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin meraih penghargaan Terbaik II Indonesia...

DPRD Kalsel Ajak Generasi Muda Melek Politik

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Puluhan pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah di Kalimantan...

DPRD Kalsel Ubah Jadwal Kegiatan Oktober 2026

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menyepakati perubahan materi dan jadwal...