KALSELPemprov KalselPENDIDIKAN

Pemprov Kalsel Gelar Upacara Peringatan Harkitnas ke-117, Gubernur Tekankan Semangat Bangkit dari Fondasi Rakyat

283

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 Tahun 2025 di halaman Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru, Selasa (20/5).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel, Ahmad Bagiawan mewakili Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, serta diikuti oleh jajaran aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai di lingkungan sekretariat daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Bagiawan membacakan amanat resmi Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Viada Hafid, yang mengusung refleksi sejarah kebangkitan nasional sebagai pijakan membangun masa depan bangsa.

Gubernur, H. Muhidin dalam sambutan tertulisnya menyampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar tanggal historis, namun momentum untuk merefleksi semangat perubahan yang lahir dari Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908.

“117 tahun lalu, di tengah tekanan kolonialisme, lahir kesadaran baru yang menyalakan api perubahan. Sebuah tekad untuk menolak ketergantungan pada kekuatan asing dan mulai berdiri di atas kaki sendiri,” ucapnya.

Menurut Gubernur, kebangkitan sejati tidak berhenti pada satu era, melainkan menjadi ikhtiar yang terus berlanjut. Tantangan masa kini seperti disrupsi teknologi, krisis pangan, ketegangan geopolitik, dan ancaman terhadap kedaulatan digital memerlukan keberanian dan adaptasi.

“Zaman ini bukan ditentukan oleh jarak, tapi oleh kemampuan untuk beradaptasi dan memimpin perubahan,” tambahnya.

Gubernur, H. Muhidin menyebut, kebangkitan nasional hari ini tercermin dalam komitmen Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang memulai 150 hari pertama dengan langkah konkret dan menyentuh kebutuhan dasar rakyat.

“Kebangkitan besar dibangun dari fondasi sederhana kehidupan yang tenang, perut yang kenyang dan hati yang lapang,” ujarnya.

Program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis yang telah menjangkau lebih dari 3,5 juta anak Indonesia, menjadi langkah fundamental dalam memastikan generasi penerus tumbuh sehat dan berdaya saing.

Upacara ini menjadi pengingat bahwa pembangunan bukan hanya soal pertumbuhan ekonomi semata, namun harus menciptakan kemajuan yang adil dan merata untuk seluruh rakyat Indonesia. (ms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Kartoyo Apresiasi Warga Desa Ida Manggala, Nilai Pancasila Masih Kuat Hidup di Masyarakat

RETORIKABANUA.ID, Hulu Sungai Selatan — Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Kartoyo,...

Perhumas Perkuat Humas Daerah Lawan Hoaks Digital

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Maraknya penyebaran hoaks di era digital menjadi perhatian serius...

Pendidikan Kalsel Masih Timpang, DPRD Desak Perbaikan Menyeluruh

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin — Sektor pendidikan di Kalimantan Selatan menunjukkan kemajuan di sejumlah...

Kejurprov Domino Perdana di Kalsel, Jadi Ajang Seleksi Menuju Nasional

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) ORADO Kalimantan Selatan resmi digelar untuk...