BANJARMASINPemko Banjarmasin

Pemko Banjarmasin Siapkan Aset Negara Jadi Ruang Publik dan Kolam Retensi

6

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin berencana mengoptimalkan pemanfaatan aset milik pemerintah pusat yang selama ini belum produktif. Sejumlah lahan tersebut berpotensi dikembangkan menjadi ruang publik, kawasan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), hingga kolam retensi untuk mendukung kebutuhan masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi Pemko Banjarmasin bersama Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Banjarmasin serta Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kalimantan Selatan dan Tengah.

Kolaborasi ini ditandai dengan kegiatan bersih-bersih lingkungan di dua lokasi Barang Milik Negara (BMN), yakni kawasan Telaga Biru dan Jalan Cenderawasih, Minggu (1/11). Kegiatan tersebut juga melibatkan instansi vertikal dan masyarakat dalam rangka memperingati Hari Kekayaan Negara (HKN) ke-20.

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurutnya, aset negara yang belum dimanfaatkan secara maksimal memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan produktif sekaligus ruang terbuka yang dapat dinikmati masyarakat.

“Kita ingin memanfaatkan aset ini menjadi ruang terbuka, tempat anak-anak bermain, sekaligus ruang yang bisa dimanfaatkan masyarakat Kota Banjarmasin saat berakhir pekan bersama keluarga. Kita juga merencanakan kawasan ini menjadi tampungan air atau kolam retensi,” ungkap Yamin.

Ia menjelaskan, salah satu lahan di kawasan Jalan Cenderawasih berpotensi ditata menjadi ruang publik yang lebih nyaman dan bermanfaat. Penataan tersebut direncanakan mencakup pembangunan trotoar, perbaikan drainase, serta penataan jaringan kabel fiber optik.

Selain menjadi ruang terbuka bagi masyarakat, kawasan tersebut juga berpeluang dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas pelaku UMKM. Dengan demikian, aset milik pemerintah pusat tidak hanya terjaga, tetapi juga dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Yamin menambahkan, rencana pemanfaatan aset tersebut akan dikoordinasikan bersama KPKNL Banjarmasin selaku instansi yang menangani pengelolaan kekayaan negara.

Ia berharap, aset-aset yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dapat dikembangkan menjadi fasilitas publik yang memiliki nilai guna, termasuk untuk mendukung penambahan ruang terbuka hijau di Kota Banjarmasin.

Sementara itu, Kepala Kanwil DJKN Kalimantan Selatan dan Tengah, Tetik Fajar Ruwandari, menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Banjarmasin beserta jajaran atas dukungan dan partisipasi dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan bersih-bersih lingkungan ini bukan sekadar menjaga kebersihan kawasan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pengamanan dan pengelolaan aset negara agar lebih tertata serta memberikan manfaat.

“Mari kita jadikan aset negara bermanfaat untuk masyarakat,” ajaknya.

Melalui sinergi antara Pemkot Banjarmasin, DJKN, dan KPKNL Banjarmasin, aset negara diharapkan dapat dimanfaatkan secara lebih optimal. Dengan pengelolaan yang tepat, aset tersebut tidak hanya menjadi kekayaan negara yang tercatat secara administratif, tetapi juga dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan. (mc)

Related Articles

Pemko Banjarmasin Dorong Produk IKM Tembus Pasar Global

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin terus mendorong pelaku Industri Kecil...

Banjarmasin Terima Bantuan Presiden Rp. 20 Miliar untuk Penanganan Karhutla

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin menerima bantuan Presiden Republik Indonesia...

Bang Dhin Serap Aspirasi Atlet Muda Kalsel, Dorong Pembenahan Fasilitas dan Akses Pendidikan

RETORIKABANUA.ID, BANJARMASIN – Keterbatasan fasilitas latihan, benturan jadwal sekolah dengan aktivitas olahraga,...