BANJARMASINPemko Banjarmasin

Pemko Banjarmasin Dorong Produk IKM Tembus Pasar Global

8

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin terus mendorong pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) agar mampu meningkatkan kualitas produk dan memperluas jangkauan pasar hingga tingkat internasional.

Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui Forum Diskusi IKM Tahun 2026 yang digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin di Aula Hotel Aria Barito Banjarmasin, Senin (2/11).

Kegiatan yang mengusung tema IKM Banjarmasin Mendunia ini dibuka oleh Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar. Turut hadir Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin, Neli Listriani, Ketua DWP Banjarmasin, Farida Rachmawati, sejumlah kepala SKPD, serta para pelaku IKM.

Dalam sambutannya, Ichrom Muftezar mengatakan, forum tersebut menjadi wadah bagi pemerintah untuk mendengar langsung berbagai kebutuhan dan kendala yang dihadapi pelaku IKM, khususnya di sektor kerajinan, kain sasirangan dan industri pengolahan pangan.

Menurutnya, masukan dari para pelaku usaha sangat penting agar program pembinaan yang dijalankan pemerintah benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

“Melalui diskusi ini, kita ingin mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan para pelaku IKM, baik dari sektor sasirangan, kerajinan maupun pengolahan pangan. Dari aspirasi tersebut, kita bisa mengetahui dukungan apa yang dapat diberikan Pemerintah Kota Banjarmasin agar usaha mereka semakin berkembang,” ujar Tezar.

Ia menjelaskan, selama ini Disperdagin telah melaksanakan berbagai pelatihan bagi pelaku IKM dengan tema dan peserta yang berbeda. Namun, forum kali ini lebih difokuskan pada penyerapan aspirasi agar pemerintah dapat mengetahui secara langsung bentuk dukungan yang dibutuhkan para pelaku usaha.

Dengan begitu, program pembinaan ke depan diharapkan lebih tepat sasaran dan mampu membantu pelaku IKM mengembangkan usahanya.

Forum tersebut juga menghadirkan narasumber dari sejumlah instansi, di antaranya Bea Cukai, Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan, dan Dekranasda. Keterlibatan berbagai pihak ini diharapkan dapat membuka wawasan pelaku usaha mengenai pengembangan bisnis, akses pembiayaan, hingga peluang menembus pasar yang lebih luas.

Sementara itu, Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin, Ignasius P. Salan, menjelaskan bahwa forum bertema IKM Banjarmasin Mendunia tersebut dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas pelaku usaha agar semakin kompetitif.

Sejumlah materi dibahas dalam kegiatan ini, mulai dari strategi pengembangan usaha, literasi keuangan dan akses pembiayaan, prosedur ekspor serta fasilitas kepabeanan, hingga pembinaan, peningkatan kualitas, standardisasi dan promosi produk unggulan daerah.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap pelaku IKM memiliki wawasan dan pemahaman yang lebih luas dalam mengembangkan usahanya, sehingga mampu meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat global,” ungkap Ignasius.

Forum diskusi tersebut diikuti 100 pelaku IKM yang diundang sebagai peserta. Pemkot Banjarmasin berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat pembinaan industri kecil dan menengah sekaligus membangun kolaborasi antara pemerintah, instansi terkait dan pelaku usaha.

Dengan peningkatan kualitas produk, akses pembiayaan, serta pemahaman mengenai prosedur ekspor, pelaku IKM Banjarmasin diharapkan semakin mandiri, inovatif dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional. (mc)

Related Articles

Pemko Banjarmasin Siapkan Aset Negara Jadi Ruang Publik dan Kolam Retensi

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin berencana mengoptimalkan pemanfaatan aset milik...

Banjarmasin Terima Bantuan Presiden Rp. 20 Miliar untuk Penanganan Karhutla

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin menerima bantuan Presiden Republik Indonesia...

Bang Dhin Serap Aspirasi Atlet Muda Kalsel, Dorong Pembenahan Fasilitas dan Akses Pendidikan

RETORIKABANUA.ID, BANJARMASIN – Keterbatasan fasilitas latihan, benturan jadwal sekolah dengan aktivitas olahraga,...