BANJARBARUPemko Banjarbaru

Pemko Banjarbaru Raih Penghargaan Nasional Berkat Program Penurunan Stunting

17

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru kembali mencatat prestasi di tingkat nasional. Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, meraih penghargaan Terbaik I untuk kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting tingkat kota di wilayah Kalimantan dalam ajang Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Berprestasi 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan di Platinum Hotel & Convention Hall pada Selasa (5/5) oleh Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, bersama perwakilan Tempo. Pengakuan ini diberikan karena Pemerintah Kota Banjarbaru dinilai berhasil menjalankan program yang terintegrasi dalam mengatasi kemiskinan dan menurunkan angka stunting.

Ajang ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi bentuk evaluasi kinerja daerah. Penilaian dilakukan secara ketat, mulai dari kerja sama lintas sektor, capaian layanan hingga tingkat kelurahan, efektivitas program, hingga keberhasilan menurunkan indikator utama. Inovasi daerah juga menjadi faktor penting dalam penilaian.

Dalam sambutannya, Tito menekankan pentingnya persaingan sehat antar daerah untuk mendorong kinerja yang lebih baik.

“Sebagai kepala daerah yang dipilih rakyat, penting untuk menciptakan iklim kompetitif agar muncul inovasi dan kinerja terbaik,” ujarnya.

Sebanyak 24 pemerintah daerah menerima penghargaan dalam kegiatan tersebut. Selain penghargaan, pemerintah pusat juga memberikan insentif berupa anggaran. Untuk kategori yang diraih Banjarbaru, disiapkan dana sebesar Rp. 3 miliar bagi peringkat pertama sebagai dorongan agar program terus ditingkatkan.

Keberhasilan Banjarbaru tidak diraih secara instan, melainkan melalui kerja sama berbagai pihak secara berkelanjutan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah Pra Musrenbang Tematik Stunting 2026 yang melibatkan puluhan pemangku kepentingan, mulai dari instansi pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat.

Melalui forum tersebut, data diselaraskan dan program disusun lebih tepat sasaran. Hal ini menunjukkan bahwa penanganan stunting tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga melibatkan berbagai aspek lain secara terpadu.

Salah satu program unggulan adalah GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting). Program ini mengajak berbagai pihak untuk menjadi orang tua asuh bagi anak-anak yang berisiko stunting, sehingga bantuan gizi dapat diberikan secara berkelanjutan dan tepat sasaran.

Selain itu, upaya perbaikan gizi, sanitasi, serta keterbukaan data juga menjadi kunci dalam menurunkan angka stunting. Pendekatan serupa diterapkan dalam penanganan kemiskinan, dengan memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Wali Kota Lisa menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh masyarakat.

“Penghargaan ini milik warga Banjarbaru. Kami akan terus bekerja agar setiap anak tumbuh sehat dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” ujarnya.

Capaian ini menunjukkan bahwa kerja sama lintas sektor, penggunaan data yang tepat dan inovasi program dapat memberikan hasil nyata dalam pembangunan daerah. Banjarbaru menjadi salah satu contoh keberhasilan tersebut. (ms)

Related Articles

Doa Mengiringi Langkah Calon Haji Banjarbaru ke Tanah Suci

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Suasana haru dan khidmat menyelimuti Masjid Jami Hidayatul Muhajirin,...

Hardiknas 2026 di Banjarbaru: Dorong Pendidikan Lebih Berkualitas

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional...

Pemko Banjarbaru Gandeng Kemenhub, Fokus Cetak SDM Transportasi Unggul

RETORIKABANUA.ID, Jakarta – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan...

DPRD Banjarbaru Tekankan Program Pemko Harus Tepat Sasaran

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru menggelar Rapat...