RETORIKABANUA.ID, Balangan — Pemerintah Kabupaten Balangan menggelar peringatan malam Nuzulul Qur’an 17 Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung Al Akbar, Jumat (6/3). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang peristiwa turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia.
Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, menyampaikan bahwa turunnya Al-Qur’an merupakan rahmat sekaligus pedoman hidup bagi seluruh umat Islam. Ia mengingatkan bahwa wahyu pertama yang diterima Nabi Muhammad SAW adalah perintah Iqra’ atau membaca.
“Perintah membaca tersebut menunjukkan betapa pentingnya ilmu pengetahuan dalam kehidupan. Dengan ilmu, kita dapat memahami apa yang harus dilakukan, baik dalam hubungan dengan Allah SWT maupun dengan sesama manusia,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menanamkan semangat belajar kepada generasi muda, mengingat pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan mempersiapkan masa depan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan, Pemkab Balangan terus mendorong program Beasiswa 1.000 Sarjana agar generasi muda memiliki kesempatan lebih luas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Riyadhul Muhibbin Bungin, KH. Muhammad Saubari HM, mengingatkan agar peringatan Nuzulul Qur’an tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial.
“Jangan hanya memperingati turunnya Al-Qur’an, tetapi Al-Qur’annya tidak dibaca, tidak dipelajari, dan tidak diamalkan. Yang lebih utama adalah membaca, memahami dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Melalui peringatan Nuzulul Qur’an ini, diharapkan masyarakat semakin meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dengan membaca, mempelajari, serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. (ms)
