BANJARDESTINASIEVENTKALSELNASIONALPARIWISATAPEMERINTAHAN

Paman Birin Bersama Seniman Mancanegara dan Nusantara Berkumpul di Kiram Arts Festival 2023, Tampilkan Beragam Kesenian

434

Banjar – Kiram Art Festival resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor atau Paman Birin, didampingi Direktur Kiram Art Festival Yadi Muryadi, Danlanud Syamsudin Noor Kolonel Pnb. Vincentius Endy Hadi Putra, Guru Supian Al Banjari dan peserta Kiram Art Festival, di Kiram Park, Desa Kiram Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar, Rabu (8/11) malam.

Melalui Kiram Art Festival, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berhasil mendatangkan seniman mancanegara dan nusantara berkumpul untuk menampilkan performernya.

Performer dari negara asing terdiri dari Malaysia, Filipina, Australia, Hongkong, Jepang, Italia, Ghana, India,Thailand, Switzerland, Belanda, Morocco, England, Cambodia, Germany, New Zealand, New Caledonia dan Bangladesh.

Seniman nasional yang hadir Tanto Mendut dari Jawa Tengah, Gang Sadewa dari Yogyakarta, Cak Rina dari Bali, Riyanto dari Banyumas, Dimar dari Surabaya, Bongkeng Arts dari Bandung, Nini Gondrong dari Aceh, Syafmanefi Alamanda M.Sn dari Riau, Jujuk Prabowo dari Yogyakarta, Surya M dari Nusa Tenggara Barat, Mugiyono dari Solo dan Irwan Siregar dari Jakarta.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan pentungan oleh Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor Noor atau Paman Birin.

Gubernur Paman Birin mengucapkan selamat datang di Bumi Lambung Mangkurat Kalimantan Selatan, kepada seluruh peserta yang berpartisipasi memeriahkan event seni budaya Kiram Art Festival ini.

Paman Birin mengatakan, Kiram Arts Festival kali ini dapat menjadi media untuk menguatkan jalinan silaturrahmi antar seniman, membangun hubungan dan pemahaman lintas budaya serta saling menghormati berbagai keberagaman yang ada di sekitar.

Kiram Art Festival diselenggarakan dalam balutan suasana alam dengan beragam budaya dan seni berbagai bentuk, seperti tari, musik, lukis, sastra dan peran.

“Kolaborasi ini yang harus dicermati sebagai kesempatan untuk merayakan toleransi keberagaman meskipun dari latar belakang yang berbeda-beda,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut Paman Birin juga sempat mengenakan topeng yang menggambarkan pemimpin yang memiliki jiwa seni yang tinggi.

Selain itu, Paman Birin juga membaca puisi tentang Ashabul Kahfi saat diminta Seniman dan Budayawan Komunitas Lima Gunung Sutanto Mendut diiringi musik kontemporer dan tari topeng.

Sementara itu, Direktur Festival untuk Kiram Arts Festival, Yadi Muryadi mengungkapkan, para seniman yang berpartisipasi pentas tidak hanya lokal di provinsi Kalsel. Namun, seniman datang dari berbagai provinsi di Indonesia dan 20 dari mancanegara, yakni Asia, Eropa hingga Afrika.

Dia pun menyebutkan festival tersebut mementaskan dari beragam kesenian, yakni seni tari, musik, teater, sastra hingga seni rupa.

“Ini pentas yang bersejarah, bahkan tidak pernah digelar lagi di Indonesia, baru di Kalsel, sehingga kita sangat berbangga banyaknya seniman Indonesia dan mancanegara berpartisipasi,” ungkapnya. (humas/adpim/mckalsel/zy)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Reses Wakil Ketua DPRD Kalsel, Warga Harapkan Perbaikan Infrastruktur dan UMKM

RETORIKABANUA.ID, Tanah Bumbu – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Alpiya Rakhman,...

Pemprov Kalsel Pastikan Distribusi Solar Subsidi Aman

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Menyikapi aksi demonstrasi ratusan sopir angkutan dari berbagai daerah...

Bang Dhin Sambangi Warga Perbatasan Kalsel–Kaltim, Warga Sekayu Baru Antusias Sampaikan Aspirasi

Kotabaru – Anggota DPRD Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, melaksanakan kegiatan Serap...

DPRD Kalsel Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menegaskan komitmennya dalam mendukung...