RETORIKABANUA.ID, Banjar — Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-36 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan resmi ditutup dalam suasana penuh haru dan kebanggaan di Alun-alun Ratu Zalecha, Martapura, Kabupaten Banjar, Kamis (26/6).
Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, melalui Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kelancaran serta kesuksesan pelaksanaan MTQ tahun ini.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalsel, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Banjar, masyarakat, para dewan hakim, serta seluruh kafilah yang telah bersatu dalam semangat menyukseskan MTQ ini,” ujar Syarifuddin.
Ia juga menyampaikan selamat kepada seluruh peserta, terutama kepada kafilah yang berhasil meraih juara umum, dan berharap capaian ini dapat menjadi motivasi untuk terus mengharumkan nama Kalimantan Selatan di tingkat nasional bahkan internasional.
“Semoga prestasi ini bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa Al-Qur’an adalah pedoman hidup yang perlu dibumikan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Syarifuddin menekankan bahwa keberhasilan MTQ ke-36 bukan hanya milik para juara atau tuan rumah Kabupaten Banjar, melainkan keberhasilan seluruh masyarakat Kalimantan Selatan dalam menanamkan nilai-nilai Qurani di Bumi Lambung Mangkurat.
“MTQ adalah momentum memperkenalkan keindahan bacaan ayat suci, menguji hafalan, dan menyuarakan cinta kita terhadap Al-Qur’an. Semoga semangat ini tidak padam meski MTQ telah usai,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menghidupkan budaya membaca Al-Qur’an di lingkungan keluarga dan menjadikan akhlak Qurani sebagai bagian dari karakter masyarakat Kalsel.
Penutupan MTQ ke-36 ini menjadi penanda bahwa semangat cinta Al-Qur’an tidak berhenti pada panggung lomba semata, melainkan harus terus hidup dalam hati, lisan, dan tindakan sehari-hari seluruh umat Islam di Kalimantan Selatan. (ms)

Leave a comment