BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin didampingi Kepala Pelaksana BPBD M Zaini, menghadiri sosialisasi Masyarakat Peduli Bencana, Kamis (25/8), di aula Basamaan Inspektorat.
Acara ini dihadiri, Inspektur Kota Banjarbaru, Kesbangpol, serta Masyarakat Peduli Bencana (MBC).
Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarbaru M Zaini menyampaikan, penyelenggaraan sosialisasi ini merupakan salah satu tugas pokok Badan Penanggulangan Bencana.
Maksud dan tujuan penyelenggaraan sosialisasi untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman secara mendalam kepada masyarakat. Agar sama-sama mewujudkan pola keterpaduan dalam setiap kegiatan pencegahan dan mengurangi risiko bencana.
Peserta terdiri dari Masyarakat Peduli Bencana yang telah terbentuk di 20 kelurahan, tapi diwakili oleh 8 kelurahan di Banjarbaru.
Aditya Mufti Ariffin menyampaikan, menurut laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banyak bencana alam yang terjadi di Indonesia sejak awal hingga pertengahan tahun ini. Setidaknya ada1.926 kejadian.
Sedangkan pada tahun 2021 lalu, Kalsel mengalami bencana banjir dengan total 334 kasus, 21 terjadi di Kota Banjarbaru.
Sementara kebakaran lahan di Banjarbaru, pada tahun 2021 sebanyak 64 kasus dengan total 523,3 hektare terdampak.
Aditya Mufti Ariffin mengapresiasi dilaksanakannya sosialisasi ini. Ia menyampaikan, ada 320 masyarakat peduli api dan kini menjadi masyarakat peduli bencana yang mendapat asuransi.
“Kita juga akan menambah 2 unit damkar sebagai upaya penanggulangan terjadinya bencana,” ucapnya. (mcbjb/zy)

Leave a comment