BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru dibawah kepemimpinan Walikota Banjarbaru HM. Aditya Mufti Ariffin dan Wakil Walikota Banjarbaru Wartono, kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke- 9 (sembilan) pada hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2023 oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Kalimantan Selatan.
Penghargaan ini diserahkan oleh Kepala Perwakilan BPK RI Kalsel Rahmadi dan diterima langsung oleh Wakil Walikota Banjarbaru Wartono, didampingi Ketua DPRD Banjarbaru Fadliansyah Akbar. Bertempat di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Selasa (7/5).
Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan Rahmadi, A. E., M. M., Ak., CA, CSFA mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan LKPD Tahun Anggaran (TA) 2023 seluruh Kabupaten/ Kota di Kalimantan Selatan termasuk Kota banjarbaru dinyatakan layak mendapatkan Opini WTP.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan sesuai empat kriteria, kami menilai seluruh daerah menyajikan secara wajar, baik material, sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan dan prinsip akuntansi sehingga memberikan opini WTP,” ungkapnya.
Ia menegaskan, BPK RI sesuai kewenangannya telah melakukan pemeriksaan Laporan Keuangan pemerintah daerah 2023 dengan memperhatikan kesesuaian Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan dan efektivitas sistem pengendalian intern dan kepatuhan terhadap ketentuan perundang-undangan.
Sementara itu, Walikota Banjarbaru HM. Aditya Mufti Ariffin menekankan, Opini WTP menjadi motivasi bagi SKPD dalam melaporkan pengelolaan keuangan yang baik dan sesuai standar.
“Alhamdulillah kita terus berupaya melaksanakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel, dan opini WTP dari BPK ini salah satu wujud hal tersebut,” terangnya.
Wakil Walikota Banjarbaru Wartono, juga mengapresiasi seluruh jajaran SKPD lingkungan Pemko Banjarbaru yang telah berusaha maksimal dalam penyajian laporan pengelolaan keuangan yang baik.
Ia berharap kedepannya Kota Banjarbaru dapat kembali meraih predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Leave a comment