BANJARBARU – Maraknya kasus kekerasan yang kini terjadi, Pemerintah Kota Banjarbaru terus melakukan upaya-upaya pencegahan kekerasan terutama terhadap perempuan dan anak.
Hal ini terlihat melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APMP2KB) Kota Banjarbaru yang menggelar Kampanye Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, di Pasar Wadai Juara, Lapangan Doktor Murdjani, Sabtu (16/03) sore.
Kampanye ini digelar dalam rangka meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan kekerasan terhadap anak, serta upaya Pemerintah Kota Banjarbaru melalui DP3APMP2KB Kota Banjarbaru dalam menurunkan angka kekerasan terhadap Perempuan dan menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak.
Kepala DP3APMP2KB Kota Banjarbaru Puspa Kencana mengatakan, sampai saat ini kekerasan Perempuan dan anak khususnya di Kota Banjarbaru angkanya masih cukup tinggi.
“Untuk kekerasan sendiri ada berbagai macam jenis seperti fisik, seksual dan psikis. Kita harapkan dengan kampanye pada hari ini masyarakat sadar akan pentingnya hak anak dan Perempuan, dan juga kampanye ini merupakan salah satu indikator pemenuhan Banjarbaru menuju Kota Layak Anak pada tahun ini,” sebutnya.
Pihaknya berharap kampenye yang digelar hari ini dapat membawa perubahan positif yang signifikan dalam membangun lingkungan yang lebih aman dan ramah anak dan perempuan di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan. (mcbjb/zy)

Leave a comment