Jakarta – Komisi III DPRD Kalsel mendatangi Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Jum’at (7/7) lalu.
Kunjungan ini diketahui merupakan diskusi lanjutan mengenai penanganan kerusakan jalan KM 171 Tanah Bumbu yang terkesan lamban dan dilatarbelakangi oleh banyaknya keluhan masyarakat.
“Kami geram kesal juga sebab dari diskusi bersama kementrian ternyata belum ada skema pendanaan apalagi planning realisasi penanganan longsor Km 171 ini, ” Kata Ketua Komisi III DPRD Kalsel, H. Sahrujani didampingi anggota lainnya,Jum’at (7/7) lalu
Ditengah diskusi tersebut, anggota dewan sempat merasa geram, dan kesal hingga kecewa namun pihaknya tetap menunggu dan berharap ada hasil positif, oleh karena itu kerusakan jalan nasional Km 171 ini segera diperbaiki.
Ia menambahkan hasil lainnya adalah kami mendesak Pemerintah pusat melalui lintas kementerian agar bisa melakukan penanganan secepatnya bahkan dari mereka akan menjadwalkan pertemuan Ditjen Minerba Kementerian ESDM bersama Kementerian PUPR dan pihak perusahan tambang minggu depan.
“Kami tetap menunggu semoga minggu ini ada hasil final utamanya mengenai tanggung jawabnya, ” harapnya.
Kerusakan KM 171 di Tanah Bumbu disinyalir merupakan dampak dari kegiatan pertambangan batubara ilegal di sekitar area tersebut.
Dewan RUmah Banjar berharap dengan pertemuan tersebut dapat menemukan penyelesaiaan atas masalah yang ditimbulkan.
“Kami ingatkan bahwa Kabupaten Tanah Bumbu digadang-gadang sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN), ” sebutnya.

Leave a comment