Banjarbaru – Rombongan Komisi III DPRD Kota Banjarbaru memantau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di daerah Pengayuan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Tanah Laut, dan di Syamsudin Noor yang berbatasan dengan Kabupaten Banjar, pada Minggu, (01/10).
Ketua Komisi III DPRD Banjarbaru Emi Lasari mengatakan, tujuan pemantauan lokasi karhutla ini adalah, untuk melihat bagaimana pola penanganan karhutla yang dilakukan oleh Pemerintah Kota di daerah perbatasan.
“Kita tadi mencoba untuk melihat daerah-daerah perbatasan yang kerap terjadi kebakaran lahan, dan cek bagaimana penanganannya,” ucap Emi.
Emi juga meminta agar Pemerintah Kota Banjarbaru berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) bersangkutan, agar bisa menemukan pola penanganan karhutla lebih cepat di wilayah perbatasan.
“Karena tentunya titik-titik api itu juga ada di daerah Tanah Laut dan juga Kabupaten Banjar. Sehingga memang perlu koordinasi antar kabupaten yang dilakukan,”pintanya.
Emi menjelaskan dari pemantauan dua lokasi, pihaknya menemukan sejumlah catatan penting terkait karhutla, khususnya kondisi relawan di lapangan.
Emi menilai, kondisi tim relawan yang berupaya menangani karhutla dalam dua bulan terakhir ini sangat mengkhawatirkan, khususnya urusan keselamatan dan keamanan.
“Kita lihat di lapangan tadi yang masih sangat mengkhawatirkan itu adalah perlengkapan safety mereka, baik itu relawan, bahkan personil BPBD kita. Mereka tidak menggunakan wearpack, dan tidak menggunakan masker khusus,” ungkapnya.
Emi menambahkan, Sumber Daya Manusia (SDM) yang berupaya menangani karhutla itu terbilang masih sangat minim, jika dibandingkan dengan kejadian karhutla yang luar biasa.
“Seperti di Pengayuan tadi hanya satu tim relawan dengan titik api yang sudah sangat luar biasa. Itu kan tentunya juga tidak bisa memenuhi, apalagi mereka juga dengan perlengkapan seadanya,” tambahnya.
Melihat keadaan ini, Komisi III DPRD Kota Banjarbaru diketahui dalam waktu dekat berencana untuk memanggil BPBD Kota Banjarbaru untuk melangsungkan rapat kerja sekaligus evaluasi. (humas/mcbjb/rc)

Leave a comment