BANJARBARU – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru kunjungi Hotel Aeris dalam rangka evaluasi perizinan dan menindaklanjuti polemik pemberitaan dimedia.
Pertemuan ini dihadiri juga oleh BPPRD (Badan Pengelola Pajak dan Retribusi) Banjarbaru, perwakilan Disporabudpar (Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata) Banjarbaru, Dinas Perhubungan Banjarbaru, DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Banjarbaru, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banjarbaru.
Ketua komisi II DPRD Banjarbaru Gusti Rizky Sukma Iskandar Putra, mengatakan dalam pertemuan ini membahas hal perizinan yang harus dipenuhi oleh Hotel Aeris.
“Terkait perizinan memang masih dalam proses, dan akan segera diselesaikan, tadi kita juga bersama SKPD terkait agar juga membantu dari pada proses, perizinan yang sedang berlangsung,” katanya di Hotel Aeris, Selasa (4/6) Siang.
Rizky melanjutkan, pihak DPRD memberikan masukan terkait permberdayaan UMKM, dengan mensediakan produk-produk lokal di Hotel Aeris, agar diminati pengunjung.
“Sehingga ini bisa membantu promosi produk lokal, kami juga memberikan masukan agar segera melengkapi perizinan, dengan beberapa catatan yang memang harus di penuhi, bulan depan akan kami cek kembali apakah perizinan nya selesai atau belum,” tegasnya.
Sementara itu, Aristo Owner Hotel Aeris mengatakan, sangat senang menyambut kedatangan pihak Legislatif dan Eksekutif Kota Banjarbaru.
Aristo menekankan, pihaknya akan segera merampungkan perizinan dan pentingnya untuk mematuhi peraturan hukum yang sudah ditetapkan.
“Tentunya kami sangat menghargai kedatangan mereka pada hari ini. Saat ini kami mengurus proses perizinan untuk melaksanakan grand opening, jadi sebelum hotel ini benar-benar dibuka, semua perizinan yang dibutuhkan akan diselesaikan di bulan Agustus,” tutupnya.

Leave a comment