KALSELPemprov Kalsel

Kalsel Terima Penghargaan UNESCO untuk Geopark Meratus, Gubernur Pemprov Kalsel Tegaskan Komitmen Perlindungan Lingkungan

129

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru — Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin menerima Penghargaan UNESCO Global Geopark (UGGp) Meratus yang diserahkan langsung oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan internasional atas keberhasilan Pemerintah Provinsi Kalsel menjaga, mengelola dan mengembangkan kawasan Geopark Meratus secara berkelanjutan.

H. Muhidin menyampaikan bahwa capaian ini merupakan kebanggaan besar bagi masyarakat Banua. Menurutnya, pengakuan UNESCO tidak hanya menjadi prestasi, tetapi juga tanggung jawab besar untuk memperkuat konservasi, pemberdayaan masyarakat dan pariwisata berbasis kearifan lokal di kawasan Meratus.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Kalsel, Isharwanto, menegaskan bahwa seluruh wilayah yang masuk dalam jaringan geopark internasional telah delineasi dan dipetakan secara detail. Karena itu, aktivitas yang berpotensi merusak, termasuk pertambangan, tidak diperbolehkan.

“Lokasi-lokasi yang masuk UNESCO sudah dipetakan dan tidak boleh diganggu. Tidak akan ditambang,” tegasnya, Senin (8/12).

Ia juga memastikan bahwa komitmen perlindungan bukan hanya datang dari provinsi, tetapi juga didukung penuh oleh pemerintah pusat.
“Presiden Prabowo berkomitmen menyelamatkan situs-situs berharga. Kawasan UNESCO tidak boleh diganggu,” ujarnya.

Menanggapi kekhawatiran sejumlah aktivis lingkungan, Isharwanto menegaskan bahwa pengawasan UNESCO berjalan ketat. Evaluasi dilakukan setiap empat tahun sekali untuk memastikan pengelolaan geopark tetap sesuai standar internasional.

Jika rencana konservasi tidak terlaksana, kawasan bisa diberi “yellow card”, bahkan statusnya dapat dicabut.

“Kalau rencana kegiatannya tidak sesuai, bisa kena yellow card dan jika tidak diperbaiki, status UNESCO bisa hilang,” jelasnya.

Ia memastikan bahwa seluruh rekomendasi UNESCO telah dipenuhi dan kondisi Geopark Meratus saat ini dinilai baik serta sesuai standar.

Isharwanto menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi semua pihak dalam menjaga kelestarian alam sekaligus mendorong ekonomi masyarakat sekitar melalui pendekatan konservasi.

“Kita mendorong ekonomi lokal berbasis konservasi. Penghargaan ini memperkuat komitmen menjaga lingkungan dan memberdayakan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan penyerahan penghargaan turut dihadiri dua menteri, empat gubernur, dua belas bupati dan berbagai pemangku kepentingan di bidang konservasi dan pemberdayaan masyarakat.

Penghargaan UNESCO Global Geopark Meratus menjadi tonggak penting bagi Kalimantan Selatan untuk terus menjaga kekayaan geologi, budaya dan lingkungan sekaligus memastikan kawasan Meratus tetap lestari bagi generasi mendatang. (ms)

Related Articles

Bang Dhin: BAGUNA Harus Hadir di Tengah Masyarakat Hadapi Ancaman Karhutla

GAMBUT– Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, S.E.,...

Karhutla Ancam Kesehatan Warga, Bang Dhin Desak Langkah Cepat Pemerintah

BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syaripuddin, S.E., M.A.P., yang...

DPRD Tanah Bumbu Perjuangkan Aspirasi Warga Sebamban Baru

TANAH BUMBU – DPRD Kabupaten Tanah Bumbu menindaklanjuti aspirasi warga Desa Sebamban...

Ketimpangan Kalsel Naik, Bang Dhin Dorong Pemerataan Ekonomi Lebih Dirasakan Masyarakat

BANJARMASIN – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H.M. Syaripuddin, S.E.,...