KALSELPemprov Kalsel

Kalsel Mantapkan Langkah ke Pemerintahan Digital

241

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern dan transparan melalui percepatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Semua layanan publik ditargetkan berbasis digital dan terintegrasi, agar mudah diakses secara real time oleh masyarakat.

“Semua harus digital, tidak ada lagi yang konvensional,” tegas Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, saat membuka Workshop Literasi dan Sosialisasi Persiapan Pemantauan Indeks SPBE 2025 dan Penyelenggaraan Indeks Pemerintahan Digital 2026, Kamis (17/7), di Ruang H. Aberani Sulaiman, Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru.

Menurut Syarifuddin, transformasi digital bukan hanya soal penggunaan teknologi, tetapi juga perubahan pola pikir aparatur pemerintah menuju budaya kerja yang kolaboratif, inovatif dan berbasis data.

“SPBE adalah bentuk nyata perubahan mindset birokrasi dari cara lama ke pola kerja yang lebih adaptif dan efisien,” jelasnya.

Ia menegaskan, SPBE juga menjadi alat ukur kinerja pemerintahan dalam menyusun program dan kebijakan yang terukur, transparan, serta mudah diakses publik.

“Kami ingin semua kebijakan daerah berbasis sistem, terintegrasi, dan transparan. Itulah arah pembangunan pemerintahan digital Kalsel,” ujarnya.

Syarifuddin juga menyoroti pentingnya literasi digital, bukan hanya untuk menggunakan teknologi, tetapi juga untuk memahami, memanfaatkan, dan menjaga keamanan digital secara bijak dan bertanggung jawab.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalsel, Muhammad Muslim, mengungkapkan bahwa Kementerian PANRB RI telah menunjuk Provinsi Kalsel sebagai lokus pemantauan SPBE dan pembinaan Pemda tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kapasitas daerah dalam implementasi SPBE.

Workshop ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Kominfo Digital, yakni:

Mohammad Averrouce, Asisten Deputi Koordinasi Penerapan Transformasi Digital Pemerintah

Hamzah Fansuri, Analis Kebijakan Madya

Materi yang dibahas mencakup:

Metodologi dan indikator penilaian Indeks SPBE

Strategi pengumpulan data dan bukti dukung SPBE

Konsep dan urgensi transformasi pemerintahan digital

Penilaian Indeks Transformasi Pemerintahan Digital 2026. (ms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagian Dari

Berlangganan

Eror: Formulir kontak tidak ditemukan.

Related Articles

Gubernur Kalsel Pastikan Penanganan Korban KM Virgo 08 Jadi Prioritas

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin menyampaikan duka mendalam atas...

Wakil Ketua DPRD Kalsel, Alpiya Dukung Road Safety Week di Kalsel

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Alpiya Rakhman, menghadiri...

Bang Dhin: Pewarisan Budaya Banua Harus Dimulai dari Keluarga dan Sekolah

BANJARMASIN – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Bang Dhin, mendorong...

Wagub Kalsel Turun Langsung Padamkan Karhutla

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru — Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman turun langsung membantu...