BANJARBARU – Rabu (16/2) Status PPKM di Banjarbaru masih level tiga. Status ini diterapkan sejak tanggak 15 Februari. Naiknya status dipicu karena melonjaknya kasus aktif baru.
Terkait hal ini, Wakil Ketua DPRD Banjarbaru, Taufik Rachman meminta agar semua pihak dan masyarakat agar jangan abai orokes. Terlebih menurutnya, potensi penularan masih bisa terbuka lebar jika prokes tak diperhatikan.
“kita harus sadari bahwa pandemi ini belum usai. Bahkan beberapa waktu terakhir ada kasus-kasus baru naik. Maka dari itu prokes tetap harus disiplin diterapkan,” katanya.
Legislator muda Partai Golkar ini pun berharap bahwa sosialisasi dan edukasi soal jangan abai menerapkan prokes bisa terus digaungkan oleh stakeholder terkait. Sebab ia menyadari bahwa perlu adanya sosialisasi yang terarah menyikapi penurunan status ini.
“Naiknya status PPKM ini harus jadi atensi semua, kita harus bersama-sama disiplin menerapkan prokes. Pemerintah tentu tak bisa maksimal jika hanya satu sisi, namun semua elemen masyarakat harus sama-sama,” pesannya.
Terakhir, ia meminta agar pelaku usaha yang khususnya berkaitan dengan kerumunan agar bisa menjaga bersama-sama penerapan prokes. “Harus semua pihak termasuk pelaku usaha juga harus memberi contoh,” pesannya. (mrf)

Leave a comment