KALSELPemprov Kalsel

Hertech: Pemprov Kalsel & ICT Watch Latih 300 Perempuan Kuasai Teknologi AI

213

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bekerja sama dengan ICT Watch Indonesia menyelenggarakan pelatihan teknologi bertajuk Hertech: Perempuan Berdaya AI (Artificial Intelligence), Rabu (6/8), Pelatihan berlangsung di Gedung Idham Chalid Perkantoran Setdaprov Kalsel Banjarbaru.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membekali perempuan dengan kemampuan praktis dan pemahaman etis di bidang kecerdasan buatan, sebagai langkah untuk menciptakan kesetaraan dan pemberdayaan di era digital.

Diikuti oleh sekitar 300 peserta dari berbagai latar belakang, termasuk anggota Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), ASN Pemprov Kalsel, Komunitas Informasi Masyarakat, Relawan TIK, serta komunitas BASAkalimantan Wiki.

Plt. Asisten I Setdaprov Kalsel, Muhamad Muslim, mewakili Sekdaprov Kalsel Muhammad Syarifuddin, menyampaikan dukungan penuh Pemprov terhadap pelatihan ini.

“Kami ingin kapasitas perempuan Banua meningkat dalam memahami dan menggunakan teknologi AI secara etis dan produktif. Perempuan harus menjadi aktor penting dalam pengembangan ekosistem AI Indonesia,” ujarnya.

Program Director ICT Watch Indonesia, Prasati Dewi, mengungkapkan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program nasional yang akan berjalan selama dua tahun, dengan target menjangkau hingga 10.000 perempuan di 18 titik lokasi.

“Provinsi Kalsel menjadi titik ketiga dari program ini. Kami menargetkan peserta memperoleh sertifikasi dan keahlian dasar dalam penggunaan teknologi AI, untuk mendukung peningkatan kinerja dan ekonomi perempuan,” jelas Prasati.

Sementara itu, Staf Ahli Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Donny Budhi Utoyo, yang turut hadir langsung, menyoroti pentingnya peningkatan literasi digital bagi perempuan.

“Saat ini penguasaan teknologi masih lebih banyak didominasi laki-laki. Literasi digital perempuan relatif lebih rendah. Melalui pelatihan seperti ini, kami ingin memperluas akses dan keterlibatan perempuan dalam dunia teknologi, terutama AI yang saat ini sedang berkembang pesat,” ujarnya.

Hertech: Perempuan Berdaya AI bukan hanya sekadar pelatihan, melainkan bagian dari gerakan nasional untuk membangun kesetaraan digital, membuka peluang karier baru, serta memperkuat peran perempuan dalam transformasi teknologi di masa depan. (ms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagian Dari

Berlangganan

Eror: Formulir kontak tidak ditemukan.

Related Articles

Gubernur Kalsel Pastikan Penanganan Korban KM Virgo 08 Jadi Prioritas

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin menyampaikan duka mendalam atas...

Wakil Ketua DPRD Kalsel, Alpiya Dukung Road Safety Week di Kalsel

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Alpiya Rakhman, menghadiri...

Bang Dhin: Pewarisan Budaya Banua Harus Dimulai dari Keluarga dan Sekolah

BANJARMASIN – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Bang Dhin, mendorong...

Wagub Kalsel Turun Langsung Padamkan Karhutla

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru — Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman turun langsung membantu...