RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru resmi membuka Festival Beduk 1447 Hijriah di Lapangan dr. Murdjani. Kegiatan ini menjadi bagian utama dari Banjarbaru Ramadan Festival 2026 yang bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus mendorong ekonomi lokal selama bulan Ramadan.
Acara dibuka oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Pembangunan, dan Kemasyarakatan, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya, yang mewakili Wali Kota Banjarbaru. Ia menyampaikan bahwa festival tahun ini mengusung tema “Rampak Tabuhan Melantun Syair Syiar Ramadan”.
Menurutnya, festival ini diharapkan dapat memperkuat syiar Islam sekaligus menumbuhkan kebersamaan di tengah masyarakat.
Selain lomba menabuh beduk, pemerintah juga memberi perhatian pada pelaku usaha kecil. Dalam rangkaian festival ini, disediakan sekitar 150 stan UMKM secara gratis di Pasar Wadai Ramadan.
Langkah ini merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk membantu pelaku UMKM berkembang selama bulan Ramadan.
Sementara itu, Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kota Banjarbaru, Riandy Hidayat, menjelaskan bahwa festival ini menjadi wadah pertemuan antara tradisi dan kreativitas.
Ia menilai, beduk kini tidak hanya sebagai penanda waktu ibadah, tetapi juga memiliki nilai budaya dan potensi ekonomi.
Menurutnya, kreativitas generasi muda dalam mengolah tabuhan beduk dan pertunjukan yang menarik mampu memperkuat identitas kota sekaligus membuka peluang di sektor ekonomi kreatif.
Festival Beduk 1447 H ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga diharapkan mampu menarik wisatawan serta memperkenalkan kekayaan budaya Banjarbaru kepada masyarakat luas. (ms)
