RETORIKABANUA.ID, Balangan – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Balangan, menggelar pelatihan diversifikasi kerajinan bagi para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM), Senin (28/10) bertempat di Aula Dekranasda.
Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat struktur manufaktur dan meningkatkan daya saing produk kerajinan lokal dalam rantai pasok global yang menghadirkan instruktur dari Tangerang. Ada delapan peserta dari dua kecamatan berpartisipasi dalam pelatihan ini. Peserta berasal dari Kecamatan Lampihong dan Halong dengan fokus anyaman bamban dan purun. Pelatihan berlangsung selama sepuluh hari, dari 28 Oktober – 6 November 2024.
Pelatihan dibuka langsung Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Kabupaten Balangan, Herlina, menyampaikan pentingnya pelatihan ini dalam memotivasi pengrajin untuk lebih kompetitif.
Kepala Bidang Perindustrian Kabupaten Balangan, Ida Rosiyanti, menjelaskan bahwa produk anyaman merupakan salah satu produk unggulan Balangan. Kerajinan IKM merupakan prioritas yang harus dikembangkan, agar dapat menggenjot nilai penjualan dan ekspor. Sehingga diperlukan pula peningkatan aspek promosi guna memperkenalkan lebih luas produk kerajinan kepada konsumen dosmetik dan global.
“Melalui pelatihan ini para pengrajin dapat memadukan anyaman dengan material lain, seperti kain kulit sesuai dengan tren modern dan pengrajin IKM dapat mengembangkan kreativitas dan inovasi, menghasilkan produk anyaman yang lebih maju, baru dan trendi” harapnya.
Salah satu pengrajin, Hety Karmila, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Disperindag Balangan atas inisiatif pelatihan ini. Pelatihan ini sangat membantu para pengrajin untuk meningkatkan kualitas produk, terutama dalam hal finishing dan pembuatan produk yang lebih modern, seperti tas.
“Kami berharap kegiatan ini dapat berlanjut dan ada dukungan untuk pemasaran, agar produk kami lebih dikenal di luar daerah” harapan Hety. (ms)

Leave a comment