BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Pendidikan menggelar Rapat Koordinasi Kepala Sekolah se-kota Banjarbaru dan Penyerahan Bantuan Perlengkapan Belajar kepada Siswa Tidak Mampu di GOR Rudy Resnawan, Selasa (23/07).
Rakoor ini turut dihadiri dan dibuka langsung oleh Walikota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin. Pada pertemuan Kepala Sekolah ini, ia mengharapkan adanya gagasan maupun ide untuk menciptakan inovasi dalam membangun dunia pendidikan di Banjarbaru. Terutama untuk menunjukkan jati diri Kota Banjarbaru sebagai Kota Pendidikan.
“Kualitas pendidikan di Banjarbaru selalu menjadi fokus utama kita semua, kami (pemkot Banjarbaru) akan terus mendukung dan melakukan inovasi yang pada akhirnya untuk manfaat siswa dan siswi kita.” katanya.
Aditya juga menyebut, pihaknya melalui Disdik Banjarbaru telah menjalin kerjasama dengan Brighton Cambridge di satuan pendidikan kota Idaman ini, tujuannya agar para lulusan memiliki sertifikasi internasional.
“Kita juga melihat tren orang tua siswa tertarik menyekolahkan anaknya di sekolah dengan kurikulum yang memiliki unsur keagamaan, maka pemkot melalui disdik juga menjalin kerjasama dengan BKPRMI dalam program Halaqah Ilmu. Sehingga program belajar sekolah agama dan umum bisa saling mengisi.” tambahnya.
Pada kesempatan ini juga, Aditya turut serta menyerahkan Bantuan Perlengkapan Belajar kepada Siswa Tidak Mampu. Tujuannya adalah memberikan pelayanan dan memastikan setiap siswa dapat melaksanakan kegiatan belajar dengan nyaman serta maksimal.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Dedy Soetoyo mengatakan bahwa Rakor tersebut merupakan kegiatan bulanan yang dilaksanakan para kepala sekolah dan guru.
Dedy berharap pertemuan ini dapat membangun semangat untuk berinovasi mewujudkan Banjarbaru sebagai kota terdepan dalam hal pendidikan. (mcbjb/zy)

Leave a comment