BANJARMASINPemko Banjarmasin

Bunda PAUD Banjarmasin Ajak Orang Tua Siapkan Anak Lewat Prasekolah

4

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin — Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Neli Listriani mengajak para orang tua memastikan anak mendapatkan pendidikan prasekolah setidaknya satu tahun sebelum masuk sekolah dasar (SD).

Menurut Neli, pendidikan prasekolah bukan hanya untuk mengajarkan anak membaca, menulis dan berhitung. Lebih dari itu, prasekolah menjadi tahap penting untuk membangun kemampuan sosial, emosional, komunikasi, kemandirian dan kesiapan belajar anak.

Pesan tersebut disampaikan Neli saat mengikuti Kampanye Wajib Belajar 1 Tahun Pendidikan Prasekolah di Kecamatan Banjarmasin Timur dan Banjarmasin Selatan, Rabu (12/8).

Kegiatan tersebut melibatkan kader Pokja Bunda PAUD, guru, tokoh masyarakat, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), serta unsur RT/RW.

Pelibatan berbagai unsur masyarakat ini dilakukan untuk memperluas pemahaman tentang pentingnya pendidikan prasekolah sekaligus menemukan anak-anak yang belum mendapatkan akses layanan PAUD.

“Pendidikan anak usia dini adalah hak setiap anak. Di usia dini merupakan masa penting dalam pembentukan fondasi anak,” kata Neli.

Neli menjelaskan, kesiapan anak masuk SD tidak hanya dilihat dari kemampuan akademik. Anak juga perlu memiliki pengalaman berinteraksi, berkomunikasi, mengikuti kegiatan bersama, mengenali dan mengelola emosi, serta belajar mandiri.

“Kenapa penting satu tahun prasekolah? Karena di usia dini merupakan masa penting dalam pembentukan fondasi anak. Sebelum masuk SD, anak-anak diharapkan sudah memiliki bekal untuk bersosialisasi, lebih mandiri, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan serta teman-teman sebayanya,” ujarnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh orang tua di Banjarmasin memberikan kesempatan kepada anak untuk mengikuti pendidikan prasekolah selama satu tahun sebelum masuk SD.

“Ulun Hj. Neli Listriani, selaku Bunda PAUD Kota Banjarmasin, menyerukan kepada Ibunda dan Ayah yang ada di Kota Banjarmasin untuk memasukkan anaknya ke jenjang PAUD, satu tahun prasekolah sebelum SD. Sehingga kita dapat menyelaraskan program pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Banjarmasin yang tujuan utamanya untuk mencerdaskan anak bangsa dan menguatkan fondasi anak-anak menuju jenjang Sekolah Dasar,” tuturnya.

Neli menegaskan pendidikan anak tidak hanya berlangsung di sekolah. Keluarga merupakan lingkungan pertama tempat anak belajar sehingga peran orang tua sangat penting dalam tumbuh kembang anak.

Ia mengingatkan orang tua untuk memberikan stimulasi melalui interaksi sederhana sehari-hari. Misalnya, merespons pertanyaan anak, menghargai proses perkembangannya dan tidak membandingkan kemampuan anak dengan anak lain.

“Walaupun pertanyaannya terlihat sangat remeh, tetap kita stimulasi anak. Jangan membandingkan prestasi anak dengan teman seusianya. Setiap anak memiliki proses dan perkembangannya masing-masing,” katanya.

Di tengah kesibukan, Neli juga meminta orang tua tetap meluangkan waktu untuk bermain dan berkomunikasi dengan anak.

“Kita harus sempatkan bermain dengan anak walaupun cuma sebentar. Di tengah kesibukan Ayah dan Bunda, tetap wajib menyempatkan bermain. Itu yang akan membuat core memory anak menjadi baik,” ujarnya.

Menurutnya, interaksi sederhana yang dilakukan secara rutin dapat menjadi pengalaman berharga bagi anak sekaligus memperkuat hubungan antara orang tua dan anak.

Neli mengatakan keberhasilan Wajib Belajar 1 Tahun Pendidikan Prasekolah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah.

Orang tua, satuan pendidikan, kader PAUD, tokoh masyarakat, hingga pengurus RT dan RW perlu terlibat untuk memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan mengikuti pendidikan prasekolah.

“Kita tentu harus bergerak bersama. Keberhasilan program ini tidak bisa bertumpu pada pemerintah kota dan Pokja PAUD saja, tetapi membutuhkan partisipasi dan dukungan penuh dari orang tua dan lapisan masyarakat,” tegasnya.

Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui kunjungan Bunda PAUD ke rumah salah satu keluarga. Dalam kunjungan itu, Neli berdialog langsung dengan keluarga untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan mereka serta mendorong agar anak mendapatkan akses pendidikan prasekolah.

Pendekatan tersebut dilakukan agar kampanye tidak hanya berlangsung melalui kegiatan sosialisasi, tetapi juga menyentuh langsung keluarga dan lingkungan tempat anak tumbuh.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Ryan Utama mengatakan dorongan agar anak mengikuti pendidikan prasekolah selama satu tahun sejalan dengan upaya pemerintah menyiapkan generasi yang memiliki fondasi pendidikan dan karakter sejak usia dini.

“Anak-anak diharapkan dapat ikut satu tahun prasekolah sebelum masuk SD sehingga mereka lebih siap bersosialisasi, memiliki lebih banyak teman, dan mengenal lingkungan baru,” katanya.

Ryan mengatakan dukungan Dinas Pendidikan mencakup tiga hal, yakni aksesibilitas, kualitas dan keberlanjutan pendidikan anak.

Ia berharap kader Pokja PAUD, guru dan tokoh masyarakat ikut membantu menemukan anak-anak di lingkungan sekitar yang belum mengikuti pendidikan prasekolah agar dapat segera ditindaklanjuti.

Program Wajib Belajar 1 Tahun Pendidikan Prasekolah merupakan bagian dari kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun. Kebijakan ini menempatkan satu tahun pendidikan prasekolah sebagai fondasi sebelum anak memasuki pendidikan dasar.

Pemerintah terus mendorong perluasan akses dan peningkatan mutu layanan PAUD agar semakin banyak anak mendapatkan kesempatan mengikuti pendidikan prasekolah.

Melalui kampanye dari satu kecamatan ke kecamatan lainnya, Bunda PAUD Kota Banjarmasin berharap pentingnya satu tahun prasekolah tidak hanya dipahami sebagai kebijakan pemerintah, tetapi menjadi kesadaran bersama di tingkat keluarga dan masyarakat.

Sebab, kesiapan anak masuk SD tidak hanya dibangun dari kemampuan membaca, menulis dan berhitung. Kesiapan tersebut tumbuh melalui kesempatan anak untuk bermain, belajar, bersosialisasi, berkomunikasi, mengenali dirinya dan tumbuh di lingkungan yang mendukung. (mc)

Related Articles

Pemko Banjarmasin Apresiasi Beasiswa untuk Anak Duafa

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin — Pemerintah Kota Banjarmasin mengapresiasi kolaborasi Badan Amil Zakat Nasional...

Ketimpangan Kalsel Naik, Bang Dhin Dorong Pemerataan Ekonomi Lebih Dirasakan Masyarakat

BANJARMASIN – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H.M. Syaripuddin, S.E.,...

Bunda PAUD Banjarmasin Dorong Wajib Belajar Prasekolah

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin — Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Neli Listriani, mendorong penguatan pelaksanaan...

Ketua TP PKK Banjarmasin : HKG PKK Harus Berdampak bagi Warga

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Ketua TP PKK Kota Banjarmasin, Neli Listriani, menegaskan peringatan...