BANJARMASIN – Kerja keras personel Reskrim Polsek Banjarmasin Barat bersama tim gabungan mengungkap kasus penganiayan korban Pardiansyah (26), terbayar tunai. Kamis (15/7) malam ini sekitar pukul 22.30 Wita, aparat meringkus terduga pelaku.
Unit Reskrim Polsek Banjarmasin Barat dipimpin Kapolsek AKP Faizal Rahman dan Kanit Ipda Hendra Agustian Ginting berhasil menemukan persembunyian pelaku di Jalan A Yani Km 3 Banjarmasin Timur. Ia adalah Rifani alias Fani (36), warga RT 8 Tinggiran Batola.
Kapolsek Banjarmasin Barat AKP Faizal Rahman mengatakan, pelaku ditemukan di tempat persembunyiannya di Jalan A Yani Km 3 Banjarmasin Timur oleh personel dibantu Unit Resmob Polda Kalsel, Unit Jatanras Polresta Banjarmasin, Timsus Polresta Banjarmasin dan Satreskrim Polres Batola.
“Pelaku masih dalam pemeriksaan penyidik. Untuk duduk masalah kami masih lakukan pemeriksaan,” terang Faizal.
Disebutnya, jika sebelum diserang pelaku, korban sempat ribut mulut.
“Kita amankan senjata tajam jenis belati yang digunakan pelaku menusuk korban,” bebernya.
Sebelumnya, Pardi adalah seorang buruh las di sebuah bengkel. Ia diserang sesaat ribut mulut dengan pelaku, Kamis (15/7) sore sekitar pukul 16.30 Wita. Tanpa banyak bicara pelaku menikam dan mengenai dada hingga mengalami pendarahan.
Pardi dilarikan ke rumah sakit Suaka Insan, namun nyawany tak lama dalam penanganan medis meninggal dunia. (syl)

Leave a comment