Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin menggalakkan sosialisasi pencegahan musibah kebakaran di wilayah pemukiman.
Program dari BPBD kota Banjarmasin ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan penyebab kebarakan diwilayah permukiman.
Kepala BPBD Kota Banjarmasin Husni Thamrin menyampaikan, tingkat kebakaran permukiman atau rumah warga meningkat setiap tahun, sehingga perlu langkah pencegahan pada 2024.
“Karenanya harus kita gencarkan sosialisasi ke masyarakat mengenai cara-cara mengantisipasi kebakaran,” ujarnya di Banjarmasin, Jumat (5/1).
Menurutnya, faktor utama penyebab kebakaran ini adalah karena arus pendek listrik atau korsleting listrik, dan masih banyak warga yang menggunakan kabel tidak ber-SNI.
Karenanya, kesadaran masyarakat untuk memperhatikan penyebab ini harus ditingkatkan, apalagi banyak rumah warga di kota ini berkonstruksi kayu berusia tua.
Ditambahkannya, dalam sosialisasi ini turut banyak melibatkan ribuan anggota BPK di Kota Banjarmasin, agar semakin masif sosialisasinya.
Diinformasikan, dari data yang dihimpun BPBD Kota Banjarmasin, angka kebakaran di daerah pemukiman pada 2023 terjadi sebanyak 190 kali, dan memakan korban jiwa sebanyak enam orang.

Leave a comment