Banjarbaru – Curah hujan di Kota Banjarbaru beberapa pekan ini bervolume tinggi disertai angin yang kencang, mengakibatkan beberapa wilayah terendam banjir.
Sejak sore Rabu (22/02/2023) hujan deras melanda Kota Banjarbaru menyebabkan luapan air dari sungai membanjiri sebagian pemukiman rumah warga dan fasilitas umum.
Melihat kejadian ini, Pemerintah Kota Banjarbaru sigap melakukan upaya penanganan disejumlah titik banjir, dan berhasil meminimalisir resiko dan dampak yang semakin meluas.
Yakni, Pemerintah melalui BPBD Kota Banjarbaru gerak cepat langsung terjun ke lokasi-lokasi yang mengalami kebanjiran dengan menerjunkan seluruh personilnya.
Fokus utama dalam mengevakuasi banjir, prioritas kalangan lanjut usia dan anak-anak. Dari data yang didapat sebanyak 1.528 jiwa yang terdampak musibah banjir ini, yang tersebar di 3 Kecamatan yaitu Landasan Ulin, Cempaka dan Banjarbaru Selatan.
“Sebagaimana arahan bapak Wali Kota, BPBD dibantu relawan mengerahkan upaya maksimal. Alhamdulillah semua berjalan lancar. Air juga sudah surut sejak pukul 8 malam tadi. Namun kita akan tetap waspada jika terjadi banjir susulan,” ucap Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarbaru, Zaini Syahranie.
Lanjut Zaini, warga yang sudah berhasil diungsikan segera akan diberikan bantuan yang dibutuhan warga.
“Pada intinya semuanya bersatu, bersama-sama dalam penanganan musibah banjir hari ini. PMI juga terjun ke lokasi-lokasi banjir memberikan pertolongan pertama kepada warga terdampak,” ujarnya.
Tidak hanya kesigapan BPBD Kota Banjarbaru, tetapi Dinas Sosial Kota Banjarbaru turut gerak cepat mendirikan dapur umum, berkoordinasi dengan BPBD dan Kelurahan setempat untuk menyalurkan bantuan makanan siap saji.
“Kurang lebih untuk malam ini kita siapkan seribu bungkus. Yang nantinya juga akan kita lanjutkan kembali pada besok pagi. Sembari kita masih meminta data jumlah warga terdampak di di wilayah lainnya,” ungkap Kepala Dinas Sosial Kota Banjarbaru, Rokhyat Riyadi.
Di lapangan Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru juga turut mengerahkan petugasnya untuk memberikan layanan Kesehatan, untuk lebih mempastikan tidak adanya cidera atau luka yang dialami warga terdampak banjir. (mcbjb/zy)

Leave a comment