BANJARBARU

Banjarbaru Persiapkan Master Plan Pembangunan Balai Kota, Stadion, dan Rumah Dinas Wali Kota

421

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Banjarbaru menggelar expose terkait Master Plan pembangunan Balai Kota Banjarbaru, serta desain-detail (DED) untuk Lapangan Latihan dan Bangunan Pendukung Stadion Olahraga, dan Pembangunan Rumah Dinas Wali Kota Banjarbaru. Acara yang diadakan di Aula Gawi Sabarataan pada Senin (13/1).

Dipimpin oleh Kepala DPUPR Kota Banjarbaru, Eka Yuliesda Akbari dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin, beserta Pj. Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Gustafa Yandi.

Perencanaan pembangunan tiga proyek besar ini dirancang oleh tim perencana dari Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, yang dipimpin oleh Gusti Novi Sarbini. Proses perencanaan mencakup analisis desain yang melibatkan survei, observasi lapangan, pengumpulan data, serta perbandingan teori dan desk study untuk merencanakan pengembangan gedung Balai Kota Banjarbaru. Rancangan tersebut juga memastikan kesesuaian dengan peraturan daerah yang ada, dengan fokus pada aspek keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan.

Usai paparan dari tim perencana, Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin, memberikan tanggapan terkait karakteristik bangunan Balai Kota. Ia menekankan pentingnya agar rancangan bangunan baru tidak menghilangkan nilai-nilai lama yang telah ada, mengingat Balai Kota merupakan simbol dari wajah Kota Banjarbaru.

“Balai Kota ini adalah wajah Kota Banjarbaru, baik dilihat dari estetika, karakter, dan lain-lain. Bangunan gedung yang baru harus terlihat serupa, tanpa merusak nilai yang lama,” ungkap Aditya.

Selain itu, Aditya juga menginginkan agar pembangunan ini sesuai dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Banjarbaru. Ia menekankan bahwa selain terlihat bagus dan besar, bangunan harus efisien dalam hal perawatan dan ramah lingkungan.

“Bangunan ini bukan hanya harus besar dan bagus, tapi perawatannya juga harus efisien atau low maintenance dan ramah lingkungan,” tambahnya.

Tak hanya itu, Aditya juga mengungkapkan pentingnya pemenuhan kebutuhan ruang pertemuan yang lebih besar, serta memasukkan ornamen adat Banjar sebagai ciri khas dalam setiap bangunan pemerintahan.

“Kebutuhan lainnya adalah ruang pertemuan yang lebih besar dan ruang yang mewadahi ornamen adat Banjar sebagai identitas budaya kami,” jelasnya.

Pj. Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Gustafa Yandi, juga memberikan apresiasi kepada tim perencana dan menambahkan beberapa masukan. Ia menyoroti pentingnya kemudahan akses bagi penyandang disabilitas dan ketersediaan kawasan parkir yang memadai.

“Saya sangat sepakat, tim ULM telah merancang dengan sangat baik. Kami ingin kawasan ini menjadi landmark (ikon) dari Kota Banjarbaru. Selain itu, perhatikan akses untuk disabilitas dan sediakan kawasan parkir yang cukup,” tambahnya.

Beberapa pejabat daerah lainnya yang hadir dalam expose ini juga memberikan pendapat dan masukan untuk menyamakan persepsi antara pemerintah kota dan tim perencana. Tujuannya adalah untuk mendukung tata kelola kota yang lebih efektif, efisien, dan menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman untuk masyarakat.

Acara ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan rencana pembangunan yang lebih besar untuk Kota Banjarbaru, dengan harapan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pelayanan publik dan kualitas hidup masyarakat Banjarbaru. (ms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

HUT ke-27 Banjarbaru: Deretan Prestasi dan Langkah Menuju Kota Modern

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru — Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka Hari Jadi ke-27 Kota...

Ribuan Jamaah Padati Tabligh Akbar HUT ke-27 Banjarbaru

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Suasana religius dan khusyuk menyelimuti Masjid Agung Al Munnawarah...

Banjarbaru Perkuat Upaya Cegah Stunting Lewat Pra Musrenbang

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru terus memperkuat langkah strategis untuk menjaga...

Orang Tua di Banjarbaru Dibekali Cara Asuh Anak di Era Digital

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan...