BANJARBARUPemko Banjarbaru

Banjarbaru Laksanakan Verifikasi Kota Layak Anak 2025, Tegaskan Komitmen Perlindungan Anak

107

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru kembali mengikuti proses Verifikasi Lapangan Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2025, yang digelar secara daring dan luring pada Senin (23/6) di Aula Gawi Sabarataan, Balai Kota Banjarbaru.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional KLA yang digagas oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), untuk menilai sejauh mana daerah telah memenuhi hak-hak anak dan memberikan perlindungan khusus bagi anak secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Verifikasi lapangan ini dihadiri oleh Tim Penilai KLA dari Kemen PPPA, Tim Gugus Tugas KLA Provinsi Kalimantan Selatan, serta para pejabat dan pihak terkait dari lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru, baik secara langsung maupun daring.

Dalam sambutannya, Pj. Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Gugus Tugas KLA Banjarbaru, menyampaikan bahwa program KLA merupakan tolok ukur penting dalam membangun sistem yang menjamin hak anak terpenuhi secara adil dan berkelanjutan.

“Pemerintah Kota Banjarbaru berkomitmen untuk terus mengembangkan kebijakan dan program KLA dengan dukungan lintas sektor, termasuk masyarakat dan dunia usaha,” ujar Sirajoni.

Ia menegaskan, tujuan utama dari KLA bukan sekadar meraih penghargaan, melainkan memastikan seluruh indikator pemenuhan hak anak benar-benar diwujudkan.

“Dengan mewujudkan Banjarbaru sebagai Kota Layak Anak, kita ingin menjamin hak tumbuh kembang anak sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mencegah berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi dan penelantaran anak,” tambahnya.

Adapun sejumlah aspek yang menjadi indikator penilaian KLA meliputi:

Pemenuhan hak anak atas identitas dan kebebasan

Perlindungan di lingkungan keluarga

Akses terhadap kesehatan dan kesejahteraan

Pendidikan dan kegiatan budaya

Perlindungan khusus

Dukungan kelembagaan seperti regulasi, anggaran, SDM, dan partisipasi masyarakat

Sementara itu, Ketua Tim Penilai KLA, yang diwakili oleh Suhaeni, berharap hasil verifikasi ini menjadi acuan penting dalam memperkuat strategi perlindungan anak di masa depan.

“Kami berharap KLA dapat terintegrasi ke dalam RPJMD dan rencana strategis SKPD. Ini adalah momentum untuk memperkuat arah pembangunan yang berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Kota Banjarbaru telah meraih predikat Kota Layak Anak kategori Pratama sejak 2018, dan meningkat menjadi kategori Madya pada 2019, yang terus dipertahankan hingga sekarang. (ms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Pemko Banjarbaru Perkuat Dukungan Anak Down Syndrome Lewat Silaturahmi Hangat

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru — Dalam rangka memperingati Hari Down Syndrome Sedunia 2026, anak-anak...

Wali Kota Banjarbaru Pimpin Aksi Bersih Sungai Karet

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru — Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar kegiatan susur sungai sekaligus aksi...

Dari Rumah, Warga Banjarbaru Ubah Sampah Jadi Berkah

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Langkah nyata perubahan pengelolaan sampah di Kota Banjarbaru mulai...

Pemko Banjarbaru Percepat Digitalisasi Kinerja Lewat e-SAKIP Pro

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru terus memperkuat transformasi digital dalam birokrasi...