BANJARBARU-Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin SH MH menghadiri acara pengambilan sumpah/janji Pegawai Negeri Sipil 2021 di Gedung Bina Satria Kota Banjarbaru, Rabu (22/12).
Hadir pula Asisten Administrasi Umum drg Agus Widjaja, Asisten Perekonomian Pembanguan dan Kesra Ir Hj Puspa Kencana MP, Kepala BKPP Kota Banjarbaru, kepala SKPD dan undangan lainnya.
Sebanyak 191 orang ASN diangkat sumpah dan janji. Terdiri dari 186 ASN dari formasi tahun 2019 dan 5 ASN yang belum diambil sumpah.
Aditya Mufti Ariffin mengatakan, pengambilan sumpah/janji merupakan hal penting. Karena ini ikrar dalam melaksanakan tugas dan sebagai salah satu upaya menjamin pelaksanaan tugas kedinasan dengan penuh tanggung jawab.
“Sumpah yang diucapkan pada hakekatnya merupakan bukti kesungguhan dan kesanggupan untuk menaati aturan. Tidak hanya disaksikan oleh kita semua yang hadir, juga sisaksikan oleh Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya.
Ia mengingatkan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru untuk tetap menjaga sumpah/janji yang telah diucapkan. Pembocoran rahasia jabatan dan rahasia negara kepada pihak-pihak yang tidak berkepentingan merupakan salah satu bentuk pelanggaran terhadap sumpah/janji yang telah diucapkan.
Karena, menjadi ASN itu merupakan berkah sekaligus juga beban. “Kenapa dikatakan beban? Karena ASN terikat dengan aturan-aturan yang ada, sehingga membatasi perilakunya sehari-hari,” katanya.
ASN harus memberikan contoh perilaku yang terpuji sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Menjadi ASN juga merupakan amanah. Agar amanah itu dapat mempunyai nilai tambah, bermanfaat untuk orang lain dan diri pribadi. (tf)



Leave a comment