RETORIKABANUA.ID, Balangan – Ratusan warga memadati Masjid Syuhada di Desa Lampihong Kiri, Kecamatan Lampihong, Senin (4/5) mengikuti pembacaan manaqib dan doa haul Wali Qutub Syekh Muhammad Samman al-Madani. Tingginya kehadiran masyarakat mencerminkan kuatnya tradisi keagamaan yang terus terjaga di daerah tersebut.
Bupati Balangan, Abdul Hadi, mengungkapkan rasa syukur sekaligus apresiasi atas antusiasme warga. Ia menegaskan bahwa kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman tidak cukup hanya ditunjukkan melalui kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, sesuai ajaran dalam Al-Qur’an, tujuan utama manusia adalah beribadah kepada Allah SWT. Karena itu, aktivitas sehari-hari seperti bekerja, membangun keluarga, hingga berkontribusi bagi daerah, seharusnya diniatkan sebagai bagian dari ibadah.
“Semua yang kita lakukan baik bekerja, berkeluarga, maupun membangun Balangan harus bernilai ibadah. Dengan begitu, seluruh aspek kehidupan kita memiliki makna sesuai tujuan penciptaan,” ujarnya.
Acara haul diisi dengan pembacaan manaqib dan doa bersama untuk mengenang Syekh Muhammad Samman al-Madani. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan khataman kitab Adab Sulukil Murid yang dipimpin oleh KH Ahmad Syairazi, yang dikenal sebagai Guru Syairazi.
Dalam tausiyahnya, Guru Syairazi menekankan pentingnya menjaga adab dan kebersihan hati bagi setiap orang yang ingin mendekatkan diri kepada Allah. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan serta menumbuhkan kecintaan kepada keluarga Nabi sebagai bekal keselamatan di dunia dan akhirat. (ms)
