PARINGIN – Pemkab Balangan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau seluruh masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem pada masa peralihan (pancaroba) dari musim kemarau ke musim hujan.
Untuk mengantisipasi, BPBD menggelar rapat koordinasi dengan sektor terkait di Mahligai Mayang Maurai, belum lama tadi.
Bupati Balangan Abdul Hadi mengatakan di seluruh daerah sudah mulai terjadi peralihan musim. Hal itu disampaikan berdasarkan informasi dari BMKG Banjarmasin bahwa di masa peralihan musim curah hujan di Balangan berpotensi besar terjadi di bulan Desember 2021 dan Januari 2022.
“Berdasarkan informasi yang disampaikan, Balangan bisa menetapkan status siaga bencana daerah. Oleh karena sudah ditetapkannya status daerah, maka kita akan melakukan langkah-langkah untuk persiapan dalam hal mitigasi bencana,” ucapnya.
Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar waspada dan siaga khususnya bagi daerah-daerah yang menjadi langganan bencana banjir.
“Mari persiapkan diri kita, supaya begitu banjir melanda bisa menyiapkan segala sesuatunya. Sehingga kita bisa meminimalisasi dampak-dampak yang ditimbulkan oleh bencana banjir,” imbaunya.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Balangan H Rahmi mengatakan, dengan adanya kebijakan yang sudah ditetapkan oleh kepala daerah, maka perlu adanya langkah teknis yang harus segera diambil untuk mengantisipasi terjadinya bencana di masa peralihan ini.
“Mempersiapkan agenda untuk gelar pasukan dan gelar peralatan. Kemudian melakukan latihan posko kesiapsiagaan bersama TNI-Polri, sehingga kita bisa mengantisipasi ketika terjadi bencana,” ujarnya.
Selain langkah teknis nantinya juga akan dilaksanakan rapat terbatas untuk menentukan jalur evakuasi dan titik-titik kerawanan bencana, serta mempersiapkan tempat penampungan bagi korban banjir dan dapur umum. (mcbalangan/syl)

Leave a comment