JAKARTANASIONAL

Bersama Kementerian Komunikasi dan Informasi, Luna Maya Gaungkan Medsos Bertanggung Jawab

433
Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia Kampanyekan Penggunaan Media Sosial yang Bertanggung Jawab, Didukung oleh Selebriti Luna Maya

JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia mengkampanyekan penggunaan media sosial yang bertanggung jawab. Kampanye ini didukung selebriti Luna Maya. Bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi, acara ini berhasil menghadirkan lebih dari 2,500 peserta daring, Minggu (3/10).

Acara ini menjadi bagian dari kampanye literasi digital Indonesia #MakinCakapDigital, yang memuat serangkaian acara digital, webinar, dan program pendidikan dengan fokus khusus pada keterampilan literasi digital dan advokasi media sosial.

Sekitar 170 juta orang Indonesia, atau kira-kira 84% dari populasi internet merupakan pengguna aktif media sosial. Angka ini menempatkan pengguna media sosial Indonesia sebagai pengguna media sosial tertinggi ketiga di dunia. Rata-rata orang Indonesia menghabiskan waktu 3 jam 14 menit untuk login ke media sosial setiap hari. Sebagai perbandingan, rata-rata pengguna global adalah 2 jam 25 menit.

“Audiens media sosial Indonesia bukan hanya besar, tetapi kami juga salah satu pengguna paling aktif di dunia. Karena media sosial begitu signifikan dalam kehidupan kita saat ini, masyarakat perlu paham bagaimana menggunakan media sosial secara bertanggung jawab dan tepat,” ujar Luna saat sesi live Zoom.

Acara ini juga membahas bagaimana kecanduan media sosial terus meningkat di Indonesia, yang berjalan seiring dengan peningkatan waktu yang dihabiskan di platform tersebut. Penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 210 juta orang di seluruh dunia diperkirakan telah menderita kecanduan media sosial, yang telah dikaitkan dengan berbagai masalah yang merugikan seperti depresi, harga diri rendah, atau perasaan terisolasi.

“Memiliki keterampilan untuk menghasilkan konten daring yang kreatif, inspiratif, dan bermakna adalah salah satu komponen utama dalam memanfaatkan kekuatan positif di media sosial,” jelas Luna.

Mulai dari keterampilan komunikasi daring hingga keterampilan berpikir kritis yang memungkinkan kita menyaring hoaks dan berita palsu, inilah poin-poin penting yang harus dipahami masyarakat untuk melawan efek negatif media sosial.

Program ini juga membahas topik seputar pertumbuhan audiens media sosial dan bagaimana menciptakan kebiasaan yang bertanggung jawab, lewat konten-konten berkualitas, konsisten, dan efektif.

Sebagai selebriti yang memilik berbagai bisnis di sektor mode, kecantikan, perjalanan, dan makanan dengan jumlah pengikut yang sangat tinggi, Luna juga membagikan wawasannya kepada audiens yang ingin memulai bisnis mereka secara daring.

“Keberhasilan memanfaatkan media sosial dipengaruhi dua aspek: kualitas dan kuantitas. Konsisten dalam mengunggah konten yang berkualitas akan membuat pemilik akun semakin dikenal, karenanya usahakan untuk mem-posting konten secara rutin,” ujarnya. (rel/syl)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

KSB DPD dan DPC PDI Perjuangan se-Kalsel Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Sekolah Partai

Jakarta — Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, SE,...

Ketua DPRD Balangan Dukung Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa

RETORIKABANUA.ID, Balangan – Ketua DPRD Balangan, Lindawati, menyatakan dukungannya terhadap peluncuran 1.061...

KMP Landasan Ulin Timur Resmi Beroperasi, Pemko Banjarbaru Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni menghadiri peresmian operasional 1.061...