RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru — Pemerintah Kota Banjarbaru terus memperkuat kualitas aparatur sipil negara (ASN) sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang semakin baik.
Langkah tersebut dilakukan melalui Penilaian Potensi dan Kompetensi ASN melalui Profiling ASN yang digelar di Kantor Regional VIII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Banjarbaru, Jalan Bhayangkara, Kelurahan Sungai Ulin, Selasa (11/8).
Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni mengatakan kualitas pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh sistem dan program kerja. Faktor sumber daya manusia yang menjalankan pemerintahan juga memiliki peran penting.
“Kita membutuhkan ASN yang tidak hanya mampu menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga memiliki kompetensi, potensi, integritas, dan kemauan untuk terus belajar dan berkembang,” ujar Sirajoni.
Menurut Sirajoni, profiling ASN penting dilakukan untuk mengetahui potensi dan kemampuan setiap pegawai secara objektif.
Hasil penilaian nantinya dapat menjadi dasar bagi Pemkot Banjarbaru dalam menentukan arah pengembangan karier ASN. Data tersebut juga diharapkan mendukung penerapan manajemen talenta di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru.
“Manajemen talenta bukan hanya tentang pengisian jabatan, tetapi tentang bagaimana kita mengenali, mengembangkan, dan mengoptimalkan potensi ASN sesuai kompetensi, kinerja dan kebutuhan organisasi,” jelasnya.
Sirajoni menilai langkah tersebut sejalan dengan penerapan Sistem Merit, yakni pengelolaan ASN berdasarkan kualifikasi, kompetensi, kinerja, potensi dan integritas.
Dengan data profiling yang akurat, pemerintah memiliki dasar yang lebih kuat untuk merencanakan pengembangan karier ASN secara terarah dan sesuai kebutuhan organisasi.
Kepada para peserta, Sirajoni meminta agar seluruh rangkaian penilaian diikuti dengan sungguh-sungguh. Namun, ia mengingatkan agar peserta tidak menganggap profiling sebagai sesuatu yang harus ditakuti.
“Tidak perlu melihat profiling sebagai sesuatu yang menegangkan. Justru anggap ini sebagai kesempatan untuk mengenal kemampuan diri sendiri dan sebagai ruang untuk berkembang,” pesannya.
Menurutnya, hasil profiling tidak hanya bermanfaat bagi pemerintah dalam mengelola pegawai, tetapi juga dapat membantu ASN memahami potensi dan kemampuan dirinya.
Pada akhirnya, pengembangan SDM ASN diharapkan mampu mendukung pelayanan publik yang semakin baik.
Sirajoni menegaskan, Pemkot Banjarbaru membutuhkan ASN yang profesional, adaptif, berintegritas, dan mampu mengikuti perubahan agar visi Banjarbaru Elok, Maju, Adil dan Sejahtera dapat diwujudkan.
“Semoga hasil profiling ini nantinya dapat menjadi dasar yang baik dalam pengembangan karier sekaligus peningkatan kualitas ASN di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru,” tutupnya. (mc)
