RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satunya melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta yang dilaksanakan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru, Jumat (3/7).
Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas layanan kesehatan di Banjarbaru. Ruang lingkupnya meliputi peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, pengembangan layanan unggulan, pendidikan dan penelitian, penguatan tata kelola rumah sakit, pemanfaatan teknologi informasi kesehatan dan telemedicine, hingga pendampingan peningkatan mutu serta akreditasi rumah sakit.
Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, mengatakan penandatanganan kerja sama tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen bersama untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
“Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi kedokteran, serta tuntutan pelayanan kesehatan yang semakin tinggi mengharuskan kita terus beradaptasi dan berkolaborasi. Karena itu, kerja sama ini diharapkan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan di RSD Idaman Banjarbaru,” ujarnya.
Menurut Lisa, RSD Idaman memiliki peran penting sebagai rumah sakit rujukan kebanggaan masyarakat Banjarbaru. Oleh karena itu, transformasi pelayanan terus didorong agar rumah sakit semakin profesional, modern, inovatif, serta mampu memberikan layanan yang aman, cepat dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Melalui kemitraan ini, Pemerintah Kota Banjarbaru juga berharap terjadi transfer pengetahuan, teknologi, dan pengalaman dari RSCM kepada tenaga kesehatan di Banjarbaru. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem rujukan sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, tidak hanya di Banjarbaru tetapi juga di Kalimantan Selatan.
Sementara itu, Direktur Utama RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Supriyanto, menegaskan RSCM hadir dengan semangat berbagi pengalaman sekaligus membangun kolaborasi yang saling menguatkan.
Ia menyampaikan bahwa RSCM tidak hanya ingin berbagi ilmu, tetapi juga belajar dari berbagai pengalaman yang dimiliki rumah sakit di daerah. Menurutnya, sinergi yang dibangun tidak hanya berfokus pada penguatan tata kelola rumah sakit, tetapi juga tata kelola klinis agar kualitas pelayanan kepada pasien terus meningkat.
“Kami datang untuk berbagi sekaligus belajar. Semakin banyak berbagi, semakin banyak pula pengetahuan yang kami peroleh. Kami siap berkolaborasi dalam penguatan tata kelola rumah sakit maupun tata kelola klinis agar pelayanan kesehatan di daerah semakin berkualitas,” katanya.
Kerja sama ini diharapkan menjadi awal kolaborasi jangka panjang antara RSCM dan RSD Idaman Banjarbaru. Melalui sinergi tersebut, kualitas layanan kesehatan di Banjarbaru diharapkan semakin meningkat sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang lebih baik tanpa harus selalu dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas. (mc)


