RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Sekretaris Daerah, Eka Saprudin, didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Gusti Abdul Wakhid, menyapa langsung jamaah haji Kotabaru dalam dialog interaktif dari Tanah Suci Madinah Al-Munawwarah melalui program “Live Info Haji”. Kegiatan ini dipandu host RGS H. Kisra di Ruang Siar Radio Gema Saijaan, Kamis (18/6).
Dalam dialog tersebut, Sekda Kotabaru menanyakan kondisi dan aktivitas jamaah haji selama berada di Tanah Suci menjelang kepulangan ke Indonesia. Ia juga menyampaikan doa dan harapan agar seluruh jamaah tetap dalam keadaan sehat.
“Semoga seluruh jamaah dalam keadaan sehat wal’afiat. Kami di Kotabaru siap menyambut kepulangan jamaah dengan penuh kebahagiaan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kloter 13 Embarkasi Banjarmasin sekaligus koresponden Siaran Info Haji Radio Gema Saijaan, Nur Zazin, melaporkan bahwa kondisi jamaah haji dalam keadaan stabil. Beberapa jamaah hanya mengalami gangguan kesehatan ringan seperti batuk, namun tetap dalam pemantauan tim kesehatan.
Ia juga menyampaikan bahwa pada pagi hari sebanyak 40 jamaah yang dipandu pembimbing ibadah akan melaksanakan kegiatan kunjungan ke Jabal Magnet, Masjid Quba dan Percetakan Al-Qur’an.
Nur Zazin menambahkan, jamaah haji Kloter 13 BDJ yang merupakan gabungan dari Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tanah Bumbu dijadwalkan tiba di Tanah Air pada 22 Juni 2026.
Untuk jamaah asal Kotabaru, sebanyak 197 orang akan kembali ke daerah secara mandiri, sementara sekitar 108 jamaah lainnya akan difasilitasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Kotabaru dengan empat unit bus yang telah disiapkan untuk mengantar hingga ke daerah asal.
“Kami berharap seluruh jamaah tiba dengan selamat, sehat dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan fasilitas agar proses kepulangan berjalan lancar dan tertib,” ujarnya.
Melalui program “Live Info Haji”, masyarakat dan keluarga jamaah di Kotabaru dapat memantau kondisi terkini jamaah di Tanah Suci melalui siaran LPPL Radio Gema Saijaan serta streaming YouTube. (mc)


