BANJARBARUPemko Banjarbaru

Banjarbaru Perkuat Upaya Cegah Stunting Lewat Pra Musrenbang

104

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru terus memperkuat langkah strategis untuk menjaga kualitas generasi masa depan. Hal ini disampaikan dalam pembukaan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Stunting Tahun 2026 di Aula Gawi Sabarataan, Rabu (15/4).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby dan diikuti 86 peserta dari berbagai unsur. Mereka terdiri dari SKPD, camat, lurah, kepala puskesmas, hingga perwakilan masyarakat seperti Forum RT/RW dan kader posyandu. Turut hadir juga perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan, Kemenag Banjarbaru, Forum Kota Sehat, serta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Banjarbaru.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa stunting bukan hanya persoalan gizi, tetapi juga menyangkut masa depan daerah.

“Anak-anak yang tumbuh sehat akan menjadi penopang kemajuan Banjarbaru ke depan. Karena itu, saya mengajak semua pihak untuk terus memperkuat kerja sama,” ujarnya.

Meski angka stunting Banjarbaru saat ini termasuk yang terendah kedua di Kalimantan Selatan, ia mengingatkan agar semua pihak tidak cepat berpuas diri.

Menurutnya, penanganan stunting harus dimulai dari lingkungan terdekat, terutama dalam keluarga. Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan antara lain pemenuhan gizi, pola asuh anak, kebersihan lingkungan, hingga perbaikan sanitasi.

“Kita juga mendorong pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal agar lebih mudah diterapkan di masyarakat,” tambahnya.

Melalui forum ini, Pemko Banjarbaru tidak hanya melakukan evaluasi, tetapi juga memperkuat komitmen bersama untuk menjalankan program penanganan stunting secara lebih terarah dan terbuka.

Wali Kota berharap forum ini menjadi ruang diskusi yang jujur mengenai kondisi di lapangan, sehingga program yang disusun benar-benar tepat sasaran.

“Apa yang kita rencanakan hari ini harus menjadi langkah nyata. Mari kita bahas kondisi di lapangan secara terbuka agar intervensi yang dilakukan efektif,” tegasnya.

Sebagai bentuk aksi nyata, dalam kegiatan tersebut juga disalurkan bantuan melalui program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting). Program ini melibatkan berbagai pihak sebagai orang tua asuh untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak yang memerlukan perhatian khusus.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap upaya penurunan stunting dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak nyata bagi kesehatan generasi mendatang. (ms)

Related Articles

Buka MTQ XXI Banjarbaru, Wali Kota Banjarbaru Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, resmi membuka Musabaqah...

Dewan Hakim MTQ XXI Banjarbaru Dilantik, Integritas Jadi Penekanan

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-XXI Tingkat Kota...

Wali Kota Banjarbaru Dampingi Menhut Tinjau Hutan Bekas Terbakar di Banjarbaru

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, mendampingi Menteri Kehutanan...

Wali Kota Banjarbaru Bagikan Sembako dan Masker di Tengah Kabut Asap

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby bersama Dharma Wanita...