RETORIKABANUA.ID, Balangan – Balai Pengawas Obat dan Makanan di Tabalong bersama Pemerintah Kabupaten Balangan menggelar advokasi Program Nasional Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas dan Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Benteng Tundakan, Kantor Bupati Balangan, Paringin Selatan, Kamis (26/2). Acara dibuka langsung oleh Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi.
Dalam sambutannya, Akhmad Fauzi menyampaikan apresiasi kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melalui Balai POM di Tabalong atas dukungan program keamanan pangan di Balangan.
“Melalui tiga program nasional ini, kita ingin memastikan generasi muda terhindar dari pangan berbahaya, sehingga dapat tumbuh sehat dan produktif di masa depan,” ujarnya.
Ia berharap Balangan dapat menjadi daerah dengan masyarakat yang sehat, pangan yang aman, serta kualitas hidup dan kesejahteraan yang terus meningkat.
Sementara itu, Kepala Balai POM di Tabalong, Taufiqurrohman, menjelaskan bahwa desa, pasar, dan sekolah merupakan pilar penting dalam kehidupan masyarakat. Ketiganya juga memiliki potensi risiko keamanan pangan jika tidak dikelola dengan baik.
Menurutnya, seluruh hasil kegiatan nantinya akan direkap sebagai data pendukung menuju predikat kabupaten/kota pangan aman. Ia berharap Balangan dapat meraih hasil optimal dan mampu melindungi masyarakat dari risiko pangan berbahaya di berbagai lini.
Saat ini, Desa Balida telah ditetapkan sebagai lokasi program Desa Pangan Aman. Selanjutnya, program akan menyasar satu pasar serta dua sekolah yang dipersiapkan menjadi Sekolah Pangan Aman.
Taufiqurrohman menambahkan, setelah tahap advokasi, pihaknya akan membentuk kader keamanan pangan di masyarakat. Para kader ini akan dibekali pengetahuan dan keterampilan, termasuk cara mengenali serta mendeteksi pangan berbahaya.
“Harapannya, masyarakat mampu melindungi diri sendiri, keluarga, dan lingkungannya dari risiko pangan yang tidak aman,” pungkasnya. (ms)

