BALANGANPemkab Balangan

Balangan Siap Jadi Lokasi Brigade Pengendalian Karhutla

88

RETORIKABANUA.ID, Balangan – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia merencanakan survei lokasi kantor Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Balangan pada 19–20 Februari 2026.

Bupati Abdul Hadi menyambut baik rencana ini, menekankan bahwa langkah tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah pusat dalam memperkuat sistem pencegahan dan penanggulangan karhutla, terutama di Kalimantan Selatan yang rawan kebakaran saat musim kemarau.

“Kami mendukung penuh pembentukan Daerah Operasi (Daops) Brigade Pengendalian Karhutla di Balangan. Ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kesiapsiagaan dan respons cepat saat terjadi kebakaran lahan,” ujarnya, Jumat (20/2).

Bupati Abdul Hadi menjelaskan, keberadaan kantor Brigade Pengendalian Karhutla di Balangan akan mempercepat koordinasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, perusahaan dan masyarakat. Dengan Daops di daerah, penanganan karhutla tidak lagi sepenuhnya bergantung pada mobilisasi dari luar wilayah.

Ia berharap survei lokasi segera diikuti dengan pembangunan fasilitas yang memadai, termasuk sarana-prasarana pendukung dan personel yang profesional serta terlatih.

“Kehadiran Brigade Pengendalian Karhutla di Balangan harus lebih dari sekadar simbolis. Kami ingin ini menjadi pusat komando operasional yang efektif untuk pencegahan, patroli, deteksi dini, hingga penanganan kebakaran lahan secara terpadu,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Balangan, Rahmi, menegaskan bahwa BPBD siap bersinergi dan mendukung seluruh kebutuhan teknis serta koordinasi dalam pembentukan Daops. Menurutnya, upaya pencegahan jauh lebih penting dibandingkan penanggulangan setelah kebakaran meluas.

Dengan adanya Daops, Pemerintah Kabupaten Balangan melalui BPBD berharap kelestarian lingkungan dapat terjaga lebih optimal, sekaligus meminimalkan dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat dan aktivitas ekonomi.

“Ini adalah komitmen bersama untuk menjaga Balangan tetap aman, hijau, dan tangguh terhadap bencana,” pungkas Rahmi. (ms)

Related Articles

DPRD Balangan Mulai Bahas APBD 2027, Anggaran Diproyeksikan Rp. 2,795 Triliun

RETORIKABANUA.ID, Balangan – DPRD Kabupaten Balangan mulai membahas penyusunan Anggaran Pendapatan dan...

Pemkab Balangan Fokus pada Empat Prioritas Pembangunan di APBD 2027

RETORIKABANUA.ID, Balangan – Pemerintah Kabupaten Balangan menetapkan empat prioritas pembangunan dalam Rancangan...

Dinsos Balangan Hadirkan Lima Inovasi Pelayanan Sosial

RETORIKABANUA.ID, Balangan – Dinas Sosial Kabupaten Balangan terus mengembangkan berbagai inovasi untuk...

Balangan Raih Peringkat Kedua DMS BKN Regional VIII

RETORIKABANUA.ID, Balangan – Kabupaten Balangan mencatat prestasi membanggakan dalam penerapan Document Management...